Belanja Daerah Menjadi Rp1,5 Triliun

0
250
BUPATI Karimun Aunur Rafiq menyampaikan pidato Ranperda KUA-PPAS sert APBD-P 2018 Karimun di Gedung DPRD Karimun. f-istimewa

KARIMUN – Bupati Karimun Aunur Rafiq, Senin (3/9) menghadiri Rapat Paripurna DPRD menyampaikan rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Perubahan tahun 2018.

Dalam pidatonya, Rafiq mengatakan, bahwa pendapatan daerah Kabupaten Karimun pada APBD-P tahun anggaran 2018 diprediksi mencapai Rp1.441.478.807.930. Sedangkan target APBD murni tahun anggaran 2018 adalah, sebesar Rp1.277.497.207.635 terjadi penyesuaian target pendapatan pada APBD perubahan sebesar 12,84 persen.

Belanja daerah pada perubahan daerah 2018 diproyeksikan sebesar Rp1.533.834.501.344. Jumlah belanja ini terjadi peningkatan sebesar 5,58 persen, jika dibandingkan dengan belanja pada APBD 2018 murni sebesar Rp1.452.764.856.245.

Angka tersebut, adanya peningkatan belanja daerah untuk mengakomodir berbagai kebutuhan antara lain tambahan penghasilan pegawai sebagaimana amanat dari Pemeraturan Pemerintah.

”Dalam rancangan kebijakan umum APBD-P dan KUA-PPAS perubahan APBD terdapat selisih (defisit) sebesar Rp92.355.693.414. Angka defisit tersebut ditutup dengan penerimaan pembiayaan. Sehingga selisih menjadi nihil,” ujar Rafiq.

Ia menambahkan, untuk belanja daerah juga mengakomodir dana bantuan operasional sekolah (BOS) dan faktor lain yang mempengaruhi kenaikan belanja daerah.

Faktornya adalah pembayaran hutang kegiatan insfrastruktur tahun 2017, yang tidak terselesaikan tahun 2017. Sehingga menjadi hutang pada tahun 2018, dan dialokasikan pada APBD perubahan. (yon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here