Belasan Ribu Pendatang Pilih di Kepri

0
110
Priyo Handoko

TANJUNGPINANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) mendeteksi sebanyak 14.638 orang yang berstatus pendatang di Provinsi Kepri. Mereka yang berasal dari berbagai daerah, lebih memilih Provinsi Kepri dijadikan tempat untuk menyalurkan hak pilihnya pada 17 April 2019 nanti.

Hal ini diketahui saat KPU Provinsi Kepri menggelar rapat pleno terbuka rekapitulasi Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) tahap kedua tingkat Provinsi Kepri pada Pemilu 2019 di Hotel CK Tanjungpinang, Kamis (21/3) sore.

Rapat pleno dibuka oleh Ketua KPU Provinsi Kepri, Sriwati, dan dihadiri perwakilan komisioner KPU kabupaten/kota di Provinsi Kepri.

Divisi Program dan Data KPU Provinsi Kepri, Priyo Handoko mengatakan, pemilih masuk yang mengurus pindah pilih disebut A5 dari daerah asal sebanyak 3.546 pemilih. Ada dari pemilih dari kalangan laki-laki sebanyak 1.948 orang, dan dari kalangan perempuan sebanyak 1.598 orang.

Pemilih masuk yang mengurus di daerah tujuan sebanyak 11.092 pemilih. Untuk pemilih dari kalangan laki-laki yang sudah melakukan pindah pilih hanya 5.541 orang. Sedangkan pemilih dari kalangan perempuan sebanyak 5.551 orang.

Kemudian, pemilih keluar yang mengurus pindah pilih di daerah asal sebanyak 3.332 orang. Untuk pemilih dari kalangan laki-laki yang sudah mengurus surat pindah pilih mencapai 1,798 orang. Pemilih dari kalangan perempuan yang sudah pilih sebanyak 1,534 orang.

Sedangkan pemilih keluar yang mengurus di daerah tujuan sebanyak 5.757 orang. Pemilih dari kalangan laki-laki yang mengurus pindah pilih sebanyak 3.202 orang. Pemilih dari kalangan perempuan melakukan pindah pilih hanya 2.555 orang.

Kota Batam, kata dia, kepada Tanjungpinang Pos, banyak masyarakat yang mengurus surat pindah pilih. Baik itu mengurus pindah pilih keluar maupun masuk.

Masyarakat yang mengurus pindah pilih masuk dari daerah asal sebanyak 1.655 orang. Yang mengurus pindah pilih masuk yang mengurus dari daerah tujuan 8.506 orang.

Sedangkan yang mengurus pindah pilih keluar dari daerah asal sebanyak 1.168 orang. Kemudian, mengurus pindah pilih keluar dari daerah tujuan sebanyak 3.227 orang.

”Kita harap maklum saja. Karena Kota Batam daerah industri. Jadi, wajar saja banyak masyarakat yang mengurus pindah pilih di daerah tersebut,” sebut dia. (dri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here