Beli Sembako Murah di Kantor Lurah

0
299
SUASANA transaksi jual beli sembako murah di Kantor Kelurahan Batu IX, Rabu (23/5) kemarin. f-istimewa

TANJUNPINANG – SEBANYAK 490 kupon pembelian sembako murah disediakan oleh Dinas Perdagangan dan Perindiustrian (Disperdagin) Kota Tanjungpinang, untuk warga Kelurahan Batu IX, Tanjungpinang Timur. Warga yang ingin membeli sembako murah ini, segera datang ke Kantor Lurah Batu IX, dengan membawa kupon yang didistribusikan oleh RT/RW.

490 kupon digunakan untuk membeli paket sembako, diserahkan kepada masing-masing RT/RW. Warga penerima kupon diprioritaskan bagi keluarga kurang mampu. Sedangkan paket bahan pokok ini dijual di stan operasi pasar murah, di Kantor Kelurahan Batu IX, mulai Rabu (23/5) kemarin, sampai dengan Jumat (25/5) besok. Jumlah warga yang bisa beli sembako murah, sesuai kuota yang diterima oleh pihak Kelurahan Batu IX.

”Kita hanya menerima, dan membagikan kupon kepada warga melalui perangkat RT, di wilayah Kelurahan Batu IX,” kata Lurah Batu IX, Fery Andana kepada Tanjungpinang Pos, Rabu (23/5) kemarin.

Bagi warga yang ingin beli sembako sesuai dengan kupon, pesan Fery, hendaknya datang ke Kantor Lurah Batu IX sekitar pukul 08.30, sampai selesai. Pasalnya, paket sembako yang disediakan oleh Disperdagin Kota Tanjungpinang, tidak sekaligus dipasok dalam jumlah banyak.

”Siapa dulu yang datang, warga itu lah yang akan duluan beli paket sembako murah, di operasi pasar murah tersebut. Setiap paket sembako dibanderol seharga Rp 76.500. Isi paketnya gula pasir sebanyak 3 kilogram, tepung 2 kilogram, minyak goreng 2 liter dan telur satu papan, berisi 30 butir,” sebutnya.

Fery berharap, masyarakat dapat menggunakan kebutuhan pokok dengan baik, menjelang lebaran Idul Fitri 1439 Hijriah. Karena walaupun tidak setiap saat ada pasar murah, namun dengan adanya pasar murah ini bisa mengurangi pengeluaran warga. Khususnya yang tinggal di Kelurahan Batu IX.

Tentunya juga bagi distributor, pasar dan penjual bahan sembako murah ini dapat mengimbangi harga pasar. Sehingga, bisa mengantisipasi kenaikan harga bahan pokok di pasar. (ANDRI DS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here