Belum Ada Konsep Pembangunan di Dompak

0
901
MEGAH: Kantor Gubernur Kepri berdiri megah di Dompak. Kini, belum ada Wakil Gubernur Kepri yang menghuni perkantoran ini. f-istimewa/humas pemprov keprI

TANJUNGPINANG – Gubernur Kepri H Nurdin Basirun dinilai belum memiliki konsep mau dibangun apa di kawasan Dompak, termasuk sekitar kawasan pusat pemerintahan Kepri.
Hal ini diungkapkan Anggota DPRD Kepri, Rudi Chua, daerah pemilihan Kota Tanjungpinang.

”Memang belum ada konsepnya, mau dibangun apa di Dompak. Saat ini masih mengunakan konsep lama,” kata Rudi Chua, kemarin.

Politisi Hanura ini melihat, belum ada konsep pembangunan di Dompak, karena lahan di sana masih bermasalah.

”Kita lihat di sana, apa yang akan dibangun Pak Gubernur memang belum nampak,” tegasnya. H Nurdin menjelaskan sebelum membangun Dompak, ia akan membuat Detail Engineering Design (DED) pembangunan Pulau Dompak dimasa kepemimpinannya saat ini.

”Nanti mulai dari simpang tiga depan Ramayana Mal di buat pintu gerbang. Ditambah dengan ornamen selamat datang,” ujarnya

Selanjutnya, pembangunan lainnya dilanjutkan lewat Jembatan I Pulau Dompak misalnya pengaktifan lampu penerangan jalan, pagar pedesterian serta prioritas pengaspalan sepanjang jembatan dan sekitar pulau Dompak.

”Pengaspalan tidak hanya sekitaran Pulau Dompak, melainkan sampai daerah perkantoran,” tambahnya

Termasuk penambahan dan pembangunan trotoar kiri dan kanan di perindah serta di setiap simpang bundaran tersebut akan ada ornamen bola globe serta ornamen lainnya yang bercirikan khas Provinsi Kepulauan Riau.

”Termasuk di dinding Masjid Raya Dompak itu kita perbagus dengan di buat ornamen-ornamen unik, sehingga menambah semangat orang untuk berkunjung ke Pulau Dompak,” tambahnya demikian.

Website http://lpse.kepriprov.go.id/eproc4/lelang, Pemprov Kepri ada sekitar rencana pembangunan prioritas yang akan di bangun tahun ini khusus di kawasan Pulau Dompak, rencana tersebut mulai masterplan, desain, dan AMDAL Kawasan Pantai Gurindam 12 (kawasan pesisir) Kota Tanjungpinang, dengan total lelang anggaran Rp 1,8 miliar.

Pembangunan dinding penahan tanah Masjid Raya Dompak Rp 9,6 miliar. Penataan Jalan dan Taman Jalan Utama Pulau Dompak Rp 4,7 miliar.

Pengawasan teknis penataan taman jalan utama, pembangunan kawasan pintu masuk utama, dan pembangunan dinding penahan tanah di Pulau Dompak Rp 337 juta lebih.
Rehabilitasi Masjid Raya Pulau Dompak Rp 1,8 miliar.

Belanja jasa konsultan perencanaan kegiatan penyusunan rencana detail tata ruang Pulau Dompak sebagai kawasan strategis Provinsi Kepulauan Riau Rp 628 juta lebih. Perencanaan teknis pengadaan dan pemasangan JTM, JTR dan Gardu Distribusi di Pulau Dompak Rp 79 juta. Review DED Stadion Utama Pulau Dompak Rp 2,4 miliar.

Perencanaan teknis pembangunan dinding penahan Tanah Masjid Raya Dompak Rp 100 juta. Perencanaan teknis instalasi listrik perumahan masyarakat Dompak tahap I dan penyediaan air bersih perumahan masyarakat Dompak Tahap III Rp 88 juta lebih.

Pengawasan Teknis Pematangan Lahan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Pulau Dompak Rp 83 juta. Pengawasan Rehabilitasi Pelantaran Masjid Raya Pulau Dompak Rp 69 juta. Peningkatan Jalan Simpang Dompak Rp 849 juta. DED Pembangunan Gedung Balai Wartawan di Dompak Rp 185 juta lebih.

”Kita ingin Dompak jadi objek wisata,” tegasnya. (ais/bas) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here