Belum Lima Bulan Diresmikan Gedung Gonggong Sudah Rusak

0
840
PERBAIKan: Pekerja saat memperbaiki keramik Gedung Gonggong. f-andri ds/tanjungpinang pos

Tanjungpinang – Gedung Gonggong di kawasan Tepilaut, Tanjungpinang, ikon baru Tanjungpinang, baru beberapa bulan lalu diresmikan, namun beberapa sisi gedung tersebut sudah mengalami kerusakan.

Pantuan di lapangan, terlihat sejumlah pekerja bangunan tampak sibuk mengganti lantai keramik gedung tersebut, Selasa (7/3). Sebelumnya, juga terlihat pekerja menganti kaca gedung tersebut.

Sebelumnya, Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah, menjelaskan saat ini kerusakan masih tanggung jawab PT Findomuda Desain Cipta selaku pemenang tender. Proyek itu bernilai proyek senilai Rp14,3 miliar.

”Sudah empat hari, saya kerja di sini (Gedung Gonggong, red),” kata Udin kepada Tanjungpinang Pos, Selasa (7/3).

Volume keramik lantai yang telah di bongkar dirinya mencapai 75 meter per segi. Keramik berwarna hitam dan abu-abu ini akan kembali di pasangnya.

”Ini tinggal pasang aja. Karena kemarin baru selesai di bongkar,” ucap dia.

Alasan di bongkar, lantai gedung yang baru di resmikan kurang lebih empat bulan lalu menampung air hujan. Karena lantai tersebut cekung. Jadi, terpaksa di bongkar kembali.

”Kemungkinan kerjakan ini buruh-buruh. Jadi, tidak lihat cekung atau tidak. Ini (lantai keramik, red) nanti kita tinggikan sedikit. Supaya tidak menampung lagi air hujan seperti sebelumnya,” sebut dia.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Kebersihan dan Pertamanan Kota Tanjungpinang, Almazuar Amal saat di konfirmasi oleh awak media ini, membenarkan hal itu.

Ia mengatakan, lantai keramik hingga kaca retak di Gedung Gonggong masih tanggung jawab PT Findomuda Desaincipta selaku pemenang tender.

Karena masih masa pemeliharaan perusahaan tersebut. Lantai keramik di bongkar, lanjut Way, untuk tidak lagi menampung air hujan. Karena lantai tersebut menampung air di saat hujan turun. Jadi, lantai tersebut tetap saja basah di saat tidak hujan.

”Kaca yang retak juga diperbaiki. Itu juga tanggung jawab perusahaan yang pemenang tender,” terangnya.

Penyebabnya, kata dia, dengan adanya percepatan pembangunan Gedung Gonggong cepat selesai. Tujuannya, untuk mengejar kegiatan Festival Bahari Kepri (FBK), yang digelar pada Oktober tahun 2016 lalu.

”Sebenarnyakan selesai Desember tahun 2016. Tapi, minta di percepat. Jadi, selesainya sebelum kegiatan FBK kemarin. Ya, maklum saja,” sebut dia. (Andri)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here