Belum Terlihat Geliat Pembangunan di Desa

0
469
RESES: Tampak Dua anggota DPRD Anambas saat melaksanakan reses di Desa Rewak Jemaja. Mereka berbincang dengan sejumlah perwakilan desa dan masyarakat. F-INDRA GUNAWAN/TANJUNGPINANG POS

Anambas – Masih banyak desa-desa yang belum terlihat ada geliat pembangunannya. Hal itu diketahui dari reses anggota DPRD Anambas ke sejumlah desa.

Di antaranya reses Komisi I DPRD Anambas di sejumlah desa yang ada Kecamatan Jemaja.
Adapun dua anggota DPRD tersebut yakni, Ayub dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Teti Hardiyati dari Partai Gerindra yang melakukan reses ke Jemaja.

Menurut mereka, ada banyak usulan masyarakat yang mereka tampung. Diharapkan ini bisa menjadi bahan pertimbangan mereka untuk merealisasikan perencanaan kegiatan pada tahun depan.

”Kami berdua memulai reses di Kecamatan Jemaja dan anggota lainnya reses ke desa lain di Kabupaten Kepulauan Anambas,” kata Ayub anggota DPRD komisi I kepada Tanjungpinang Pos, Minggu (12/2).

Menurutnya di kegiatan reses juga bisa mendengar langsung keluhan dan usulan masyarakat yang dianggap belum terakomodir dalam program pemerintah desa dan pemerintah daerah.

Namun, usulan yang sampaikan dari masyarakat belum tentu direalisasikan secara keseluruhan, tapi usulan tersebut akan menjadi prioritas, tapi akan dinilai sesuai dengan ketersedian anggaran daerah.

”Tidak serta merta semua usulan dari masyarakat bisa diakomodir tapi usulan yang penting atau prioritas akan di utamakan dan sudah tentu menyesuaikan anggaran daerah,” jelasnya.

Dari sejumlah usulan yang disampaikan saat reses kemarin, hanya satu kegiatan yang menurutnya sangat penting yakni pembangunan pelantar beton untuk tambatan perahu bagi nelayan.

Ia menilai, tambatan perahu itu akan diperjuangkannya, kenapa demikian berdasarkan laporan dari masyarakat selama Kabupaten Kepulauan Anambas usulan yang mereka minta belum pernah direalisasikan oleh pemerintah daerah.

”Saya turut prihatin kenapa hal ini bisa terjadi, setiap pembahasan kami tidak pernah melihat usulan tersebut. Saya pastikan anggaran tahun 2018 akan diperjuangkan,” ucapnya.

Sementara itu anggota DPRD Hj.Teti Hardiyati mengatakan, walaupun Desa Rewak bukan dapil dirinya, namun ia menilai setelah terpilih menjadi anggota DPRD ia wajib selaku wakil rakyat memperjuangkan aspirasi masyarakat dimanapun wilayah yang terpenting di Kabupaten Kepulauan Anambas.

Selain itu ia menyampaikan bahwa Desa Rewak masih sangat kurang perhatian terkait sejumlah pembangunan dan ia menambahkan bahwasanya sebelum ia menjadi anggota DPRD sekitar 6 tahun silam pernah mengunjungi ke Desa Rewak, tapi hingga saat ini terlihat belum tampak perubahan yang signifikan.

”Ini luar biasa, apakah kurang perhatian atau memang tidak pernah diusulkan ke pemerintah daerah program pembangunan untuk Desa Rewak ini. Tidak tampak ada perubahan apapun hingga sekarang,” tegasnya.(INDRA GUNAWAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here