BEM Ekonomi Donor Darah

0
623
Donor darah: Dekan Fakultas Ekonomi UMRAH Muhammad Idris meninjau pelaksanaan donor darah.f-ISTIMEWA

TANJUNGPINANG – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi Universitas Mariti Raja Ali Haji (FE UMRAH) Tanjungpinang bekerjasama dengan Korp Sukarela Palang Merah Indonesia (KSR-PMI) Unit UMRAH melaksanakan kegiatan donor darah.

Kegiatan dilaksanakan di Aula Kampus Fakultas Ekonomi UMRAH Senggarang Tanjungpinang, Rabu, (18/10) kemarin. Dekan Fakultas Ekonomi UMRAH, Drs H Muhammad Idris DM MM MSi, kepada Tanjungpinang Pos mengatakan sekitar 65 orang mahasiwa dan karyawan-karyati dosen dan civitas akademika dari berbagai fakultas di UMRAH yang mendonorkan darah.

Baca Juga :  Tak Libur, Mahasiswa UMRAH Protes

Dengan melakukan donor darah, ia menilai dapat berbagi atau memberikan manfaat kepada orang yang membutuhkan. Meski demikian, sebelum mendonorkan darah, pemberi perlu terlebih dahulu di periksa.

Bila dinyatakan layak oleh tim medis, maka dapat di donorkan, bila tidak dengan berbagai pertimbangan maka tidak boleh. ”Misalnya pendonor sedang sakit, tentu tidak boleh supaya tak membuat pendonor semakin sakit atau drop, serta ada juga pertimbangan lainnya,” ungkapnya.

Menurutnya, beberapa kondisi yang membutuhkan donor darah seperti kecelakaan, transplantasi organ, atau memiliki penyakit seperti kanker, anemia, hemofilia, dan lain sebagainya. Donor darah tidak hanya memberikan manfaat kepada para penerima darah, tetapi juga kepada para pemberinya.

Baca Juga :  Kunjungi Sekolah Indonesia di KL

Menurut pendapat para ahli kesehatan, manfaat donor darah yang bisa dirasakan jika menyumbangkan darah, antara lain menjaga kesehatan jantung dan membuat aliran darah lancar. Serta meningkatkan produksi sel darah merah.

Kegiatan donor darah juga sebagai ajang cek kesehatan. Ia menambahkan, biasanya kegiatan donor darah dan membuat badan menjadi lebih sehat. ”Badan lebih sehat, jadi kegiatan ini memberi yang baik menerima yang baik pula,” tuturnya.

Darah yang terkumpul disalurkan ke orang yang memerlukan melalui PMI. Darah didapatkan juga akan melalui serangkaian tes di laboratorium untuk memastikan bahwa darah tersebut layak digunakan. Darah yang terindikasi mengandung penyakit atau terinfeksi obat-obatan pastinya akan langsung dibuang. (dlp)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here