BEM-KM UMRAH Bentuk Sekolah Pemimpin Bangsa

0
159
MAHASISWA UMRAH dari berbagai jurusan foto bersama usai mengikuti Pendidikan Alternatif Kepemimpinan oleh BEM-KM UMRAH, Sabtu (5/5). f-istimewa

DOMPAK – Menjawab tantangan atas krisis Kepemimpinan Nasional, Kementerian Kaderisasi dan Hubungan Kelembagaan Internal Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Universitas Maritim Raja Ali Haji (BEM-KM UMRAH) bangun Sekolah Pemimpin Bangsa.

Sekolah tersebut guna memberikan kesempatan kepada mahasiswa UMRAH untuk menempa kemampuan kepemimpinannya.

Pendidikan alternatif yang mengangkat tema menanamkan jiwa patriotis yang berintegritas sebagai upaya melestarikan nilai luhur budaya, berlandaskan kedudukan pancasila serta bangsa dan yang berdaulat ini dilaksanakan selama dua hari di gedung Asrama Haji Provinsi Kepulauan Riau serta diikuti puluhan mahasiswa yang datang dari berbagai jurusan, Sabtu (5/5) lalu.

Mahasiswa dan pemuda merupakan pemimpin strategis bangsa, berperan sebagai generasi penerus sekaligus pelurus bangsa Indonesia ke depan. Hal tersebut disampaikan Yudi Rijali Muslim selaku narasumber saat menyampaikan materi.

Sekolah pemimpin bangsa adalah suatu kegiatan yang dapat memfasilitasi mahasiswa untuk mengetahui keadaan nasional hari ini, mendengar permasalahan yang terjadi dan mencari penyelesaian dari persoalan tersebut, karena seperti itulah tugas mahasiswa.

”Selain belajar, mereka juga dituntut untuk bersikap kritis terhadap segala kebijakan negara yang tidak berpihak kepada rakyat,” ucap Yudi Rijali Muslim, Direktur Lembaga Bantuan Hukum Tri Dharma Indonesia tersebut.

Menurutnya, penguatan nilai-nilai perjuangan kepada mahasiswa untuk membangun suatu kesadaran kolektif dan membangun kecintaan terhadap tanah air adalah sesuatu yang wajib difasilitasi oleh civitas akademika atau organisasi kelembagaan di sebuah universitas terlebih lagi mahasiswa diberikan amanat untuk senantiasa melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Di samping itu, Novenri Halomoan Simanjuntak selaku Menteri Kaderisasi dan Hubungan Kelembagaan Internal BEM-KM UMRAH juga menuturkan, bahwa kegiatan sekolah pemimpin bangsa yang dilaksanakan ini mampu menjadi wadah belajar kepemimpinan nasional bagi mahasiswa UMRAH.

”Kegiatan sekolah pemimpin bangsa ini merupakan harapan kita bersama, agar dapat menjadi wadah yang mampu membentuk karakter moral mahasiswa sebagai pemimpin yang jujur, berintegritas, adil, pemberani, pembelajar, dan yang pasti kebiasaan untuk berdiskusi,” ucapnya.

Menurutnya, sejarah mencatat bahwa mahasiswa selalu berperan aktif dan menjadi motor penggerak dalam perubahan sebuah negara. Semangat itulah, yang perlu dibangkitkan kembali di tengah-tengah kaum muda. Hal senada juga disampaikan Toh Muandy selaku ketua panitia kegiatan tersebut.

Mahasiswa yang menjadi peserta diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu yang didapat serta menularkan kepada mahasiswa lain yang masih belum berkesempatan. ”Semoga sekolah pemimpin bangsa dapat dilaksanakan pada kepengurusan berikutnya,” ucap Toh Muandy. Turut hadir dalam kegiatan ini yaitu M. Ali Zaenal Abidin (Presiden Mahasiswa BEM KM UGM 2016), Ahmad Fauzi Ridwan (Presiden Mahasiswa BEM Republik Mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia 2017), Yudi Rijali Muslim (Direktur Lembaga Bantuan Hukum Tri Dharma Indonesia). (abh)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here