Benahi Semua Bandara

0
150
Suasana gedung cargo di bandara Hangnadim, Batam yang selalu dipenuhi batang. f-zakmi/tanjungpinang pos

MBS Maaf gubernur pak walikota dan DPRD-nya. Penerbangan di bandara mesti diperbanyak. Perluas areal bandara. Sepertti halnya bandara batam yang terus berbenah. Ini jalan menuju bandara di Batu 10 saja sering mati. Lalu buka akses bandara ke setiap kabupaten kota dan kerjasama dengan amskapainya. Bandara adalah serambi utama dari sinilah wisata menilai kabuapten dan kota tolong jgn cuma tebar pesona saja
+6281314992494

Ramaikan Bandara RHF
AIRPORT Bandara Fiisabilillah yg dulu namanya lapangan pesawat terbang Kijang termasuk bandara tertua di Kepri. Walau bandara Hang Nadin Batam lahir belakangan, karena perkembangan Batam pesat dan Otorita Batam begitu agresif membangun lapangan udara bertaraf internasional maka lapangan Kijang jauh ketinggalan. Sebenarnya penumpang yg naik pesawat di Batam banyak berasal dari Tanjungpinang pulau Bintan. Kendalanya airport Fiisabilillah yg terletak di ibu kota Provinsi Kepri ini masih pendek ruang pacunya. Sudah sekian lama diolah sampai saat ini belum siap2 memotong bukit di depannya. Tentunya jadi perhatian serius bagi Pemda setempat bersama petugas angkasa pura supaya arus lintas udara kepenjuru daerah lancar dan ramai.
+6281364252006

TANGGAPAN:
Tingginya arus barang tidak berimbangi dengan kapasitas angkut pesawat. Peningkatan barang sekitar 20 sampai 40 persen dari biasanya. Akibatnya, kapasitas gudang di bandara Hang Nadim mengalami overload.

Kondisi peningkatan itu diketahui dari informasi perusahaan jasa titipan (PJT) dan otoritas Hang Nadim Batam.

Beberapa penyebab terjadinya penumpukan barang di gudang bandara, karena tingginya arus barang yang keluar Batam melalui jalur udara. Arus barang tidak bisa diimbangi kapasitas angkut pesawat.

Jumlah pesawat yang melakukan penerbangan keluar Batam tidak mengalami perubahan. Informasi dari pengelola bandara seperti itu. Barang naik dari 20 persen sampai 40 persen. Gudang bandara overload.

Penumpukan dialami seluruh PJT yang ada di Batam. Termasuk Lion Parcel yang satu grup dengan Lion Air. Karena itu, kita mengajak PJT lain untuk bekerja sama, agar pengiriman barang yang selama ini tersendat, bisa kembali normal.

Lion Parcel mengajak bekerja sama, karena memang Lion Parcel bekerja sama dengan Lion Air.

Selain itu, kita menyarankan agar dilakukan upgrade tipe pesawat. Setiap hari Jumat, maskapai Garuda Indonesia menggunakan pesawat Airbus 330. Namun hari lain tipe pesawat yang digunakan Boeing 737. Demikian juga dengan Lion Air.

Peningkatkan jenis pesawat dengan kapasitas lebih besar ini sudah sangat diperlukan. PJT lain ada juga carter pesawat kargo untuk mengurangi penumpukan. (mbb)

Ahmad Muhari.
Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Sumatera Bagian Tengah (Sumbagteng) Sumbagteng, 

TANGGAPAN:
Natuna sudah memerlukan bandara baru untuk mendukung laju pembangunan yang telah dicanangkan dan diinginkan pemerintah. Natuna dalam kapasitasnya sebagai daerah strategis nasional harus didukung oleh bandara yang lebih besar.

Bandara kita yang ada sekarang kurang memungkinkan untuk dijadikan bandara internasional. Kita butuh bandara baru yang bertarap internasional untuk menggenjot pembangunan.

Fasilitas bandara untuk Natuna sangat penting karena banyak kegiatan-kegiatan, yang perlu didukung dengan infrastruktur yang berkapasitas besar.

Di Natuna terdapat banyak sektor strategis yang harus digali, dan dijalankan seperti sektor pertahanan dan keamanan, Migas, perbatasan, perikanan, pariwisata dan lain sebagainya. Semuanya ini memerlukan infrastruktur yang besar untuk mempercepat pelaksanaan program-program strategis itu.

Bila infrastruktur bandara terwujud, maka segela program pembangunan yang telah dicanangkan pemerintah akan dapat berjalan lebih baik.

Banyak orang ingin datang berkunjung ke Natuna, tapi tidak sedikit keinginan mereka diurungkan karena keterbatasan sarana dan mahalnya biaya transportasi. Kendala ini harus diatasi.

Terkait kondisi ini, kita telah banyak melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat dan provinsi serta lembaga-lembaga usaha negara dan swasta.

Pemerintah sudah ada rencana membangun bandara baru di Natuna, rencana ini terus kami koordinasikan. Dan saya sudah bersurat ke Maskapai Garuda Indonesia agar berkenan membuka rute Jakarta Natuna untuk kelancaran transportasi udara. Mudahan-mudahan kelancaran transportasi bisa terwujud.(hrd)

Hamid Rizal
Bupati Natuna

TANGGAPAN:
Memang untuk Batam ada peningkatan pengiriman barang keluar. Kondisi ini sebenarnya sudah disikapi beberapa maskapai dengan mengubah tipe pesawat yang masuk ke Batam. Perubahan tipe pesawat ke Batam dilakukan Lion, Garuda dan pesawat kargo, JNE.

Kita dan persero kewalahan karena ada permintaan meningkat melalui Hang Nadim, khususnya barang keluar. Makanya maskapai meng-update pesawatnya. Yang mengubah tipe pesawatnya, ada Lion meng-update pesawat dari 737IR menjadi 747. Selain itu, pesawat yang masuk juga diselingi air bus.

Demikian dengan Garuda yang mengubah pesawat setiap Jumat jadi air bus 303, untuk mengantisipasi kebutuhan kargo, dengan pesawat berbadan besar.

Untuk perusahaan jasa pengiriman barang, JNE juga melakukan perubahan pesawat yang digunakan untuk mengangkut barang. Kini mereka menggunakan pesawatnya Mandala tipe 737.

Mudah-mudahan dengan peningkatan, akan menjadikan aktivitas kargo normal dan tidak ada lagi penumpukan. (mbb)

Suwarso
Direktur BUBU Bandara Hang Nadim,

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here