Bendera 55 Meter di Atas 8 Pancung

0
73
BENDERA merah putih yang dikibarkan di atas delapan pancung di perairan Belakangpadang Batam saat peringatan HUT ke-74 Kemerdekaan RI, Sabtu (17/8). f-istimewa

BATAM – Bersamaan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Kemerdekaan RI, sejumlah rangkaian kegiatan dilakukan di Batam.

Selain peringatan detik-detik proklamasi di dataran Engku Putri, Batam Centre, Batam, Sabtu (17/8), kegiatan tidak kalah seru di Kecamatan Belakang Padang, Batam. Kain putih dan merah yang berbentuk merah putih panjang membentuk angka 74.

Wali Kota Batam, HM Rudi berharap, berbagai kegiatan yang digelar di Batam, dapat mendorong semangat warga, membangun Batam. Menjadikan Batam, sebagai kota modern dan madani.

Seperti halnya semangat warga yang menggelar aksi dengan pompong, membentangkan bendera merah putih di atas kapal pancung, perairan Belakang Padang.

Pada kesempatan itu, ada dua bendera berukuran besar yang dibentangkan. Satu berukuran 10 x 6 meter dan bendera sepanjang 55 meter.

Khusus berukuran besar, sepanjang 55 meter, dikemas dengan formasi yang membentuk angka 74, sesuai dengan usia kemerdekaan RI.

Bendera besar itu dipegang nenghadap langit, diatas delapan pancung, dengan dipegang 91 orang pemuda, tokoh masyarakat, siswa dan mahasiswa Batam. Dimana, 74 orang memegang bendera formasi angka 74 dan 17 orang memegang bendera lebih kecil.

Menurut Camat Belakang Padang, Yudi Admaji, kegiatan yang sudah berlangsung dalam tiga tahun belakangan ini, diharap dapat mendorong kebangkitan jiwa nasionalisme masyarakat perbatasan. Ini untuk mendorong rasa nasionalisme pelajar dan nelayan.

”Sehingga semakin lebih mencintai NKRI. Kami serahkan bender ke TNI dan Polri, sebagai simbol, penyerahan keamanan wilayah perbatasan ke TNI dan Polri,” jelas Yudi.

Semenatar di tempat berbeda, saat peringatan detik-detik kemerdekaan RI, Wali Kota Batam, HM Rudi menyampaikan harapannya.

Diantaranya terkait persatuan dan kesatuan yang harus dijaga. Menurutnya, persatuan dan kesatuan merupakan titik awal dalam membangun Batam.

”Kemerdekaan harus diisi dengan bersatu, mudah-mudahan momentum ini kita semua menyatu dengan niat yang sama untuk membangun Batam,” katanya.

Diingatkan, masyarakat bersatu demi kelancaran pembangunan Batam. Rudi menyampaikan, jika pihaknya memiliki seribu harapan untuk tahun 2019 ini. ”Termasuk mewujudkan Batam sebagai kota modern dan madani,” tegas Rudi.

Pada peringatan HUT Kemerdekaan RI kali ini di Engku Putri, Batam Centre, naskah proklamasi kemerdekaan dibacakan oleh Wakil Ketua DPRD Kota Batam, Iman Setiawan.

Bertindak sebagai komandan upacara adalah Pasintel Lanal Batam, Mayor Laut (E) Irawan Prasetyo. Dan perwira upacara Pasminlog Lanal Batam, Kapten Laut (T) Ridwan QR. Pada upacara ini, doa dibacakan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Batam, Zulkarnain.

Adapun petugas pasukan pengibar bendera adalah siswa-siswi SMA sederajat telah melalui proses seleksi dan karantina.

Sebagai pembawa bendera Dillah Aulia Muruah dari SMAN 3 Batam, sebagai pengapit kanan Sevilla Nadia Amanda siswi SMAN 1 Batam, dan pengapit kiri Jasmine Syifa Rahmadilla Ferry dari SMAN 3 Batam.

Anggota Paskibra yang bertugas menaikkan bendera adalah Alfajar Madani siswa SMAN 1 Batam. Kemudian Susan Elis dari SMAN 3 Batam sebagai pembawa nampan.

Selanjutnya Dai’va Prabu Yudha dari SMAN 1 Batam sebagai pembentang bendera, dan Muhammad Firza Herianto yang juga siswa SMAN 1 Batam sebagai pemegang bendera. Sedangkan penarikan bendera menjadi tugas M Abdussalam Tholuty siswa SMAN 20 Batam.

BP Gelar Upacara
Di pihak lain, Badan Pengusahaan (BP) Batam, menggelar peringatan HUT Kemerdekaan RI. Dalam amanatnya, Kepala BP Batam, Edy Putra menyampaikan, sebagai bagian dari bangsa Indonesia yang senantiasa menjunjung nilai-nilai nasionalisme dan patriotisme, dengan mempertahankan dan mengisi kemerdekaan sebagai kekuatan positif dalam mewujudkan Negara Indonesia menjadi semakin hebat.

Edy mengajak karyawan/ti BP Batam untuk dapat menjadi SDM yang problem solver atau bagian dari solusi permasalahan.

”Kini bukan saatnya untuk adu pendapat untuk saling menjatuhkan, namun yang terpenting adalah adu manfaat melalui kerja nyata yang hebat,” katanya lebih lanjut. (mbb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here