Beragam Pertunjukan di Darat dan Laut

0
556
RAPAT: Kadis Pariwisata Pemprov Kepri, Buralimar memimpin rapat persiapan FBK 2017 di Dompak, Senin (2/10). f-suhardi/tanjungpinang pos

Rancangan FESTIVAL BAHARI KEPRI Tahun 2017

Festival Bahari Kepri (FBK) Jilid II tahun 2017 ini dirancang untuk meninggalkan kesan yang tak terlupakan bagi wisatawan mancanegara, wisatawan nusantara dan masyarakat Kepri sendiri.

DOMPAK – GEGAP gempita acara pun sudah dirancang jauh hari oleh panitia yang berasal dari berbagai instansi. Leading sector-nya sendiri ada di Dinas Pariwisata Pemprov Kepri.

Hampir seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Kepri dan kabupaten/kota melebur menjadi satu untuk mensukseskan perhelatan akbar ini.

Dan semua panitia sudah menyatakan kesiapannya untuk menyukseskan event internasional tersebut. Event itu sendiri akan digelar, 13-22 Oktober mendatang di beberapa tempat.

Seluruh elemen mulai dari Pemprov Kepri sampai Pemkab/Pemko di Kepri berkumpul untuk menyatukan persepsi. Inilah agenda terbesar yang melibatkan banyak pihak tahun ini.

Pertemuan yang difasilitasi Asisten I Pemprov Kepri Raja Ariza dan Kepala Dinas Pariwisata Kepri Buralimar tersebut berlangsung di lantai 3 Ruang Rapat Sekdaprov Kepri di Kantor Gubernur Kepri di Dompak, Senin (2/10) kemarin.

Turut hadir perwakilan dari Dinas Pariwisata Bintan, Kota Tanjungpinang, Karimun serta Kota Batam. Tak hanya itu, pejabat dari Polres Tanjungpinang, Jajaran TNI, Bea Cukai Tanjungpinang, Pelindo, Dinas Perhubungan (Dishub), Asita, pelaku seni, serta media massa juga hadir dalam rapat itu. ”Intinya kami siap mendukung acara FBK di tahun ke dua ini,” ujar Teja Alhab, perwakilan dari budayawan.

Baca Juga :  Penyengat Demam Gasing

Pada kesempatan tersebut, Buralimar menyampaikan, bahwa gelaran FBK tahun ini tidak jauh berbeda dengan festival bahari tahun lalu. Hanya saja, tahun ini, ia memastikan akan ada acara tambahan di akhir event, yakni penampilan grupband Jakarta, Wali Band.

Hampir sebagian besar pertunjukan yang dilakukan mayoritas mengangkat budaya khas Provinsi Kepri yang ada. Misalnya Dangkong Dance sebagai pembuka acara yang rencananya akan dibuka Gubernur Nurdin di Karimun.

Kemudian dilanjutkan, pada 14-15 Oktober Pentas Seni dan Eco Heroes di Pelataran Sungai Carang. Kemudian Tanggal 16-20 Oktober perhelatan Wonderful Indonesia Sailing dan Sound From Motherland Malay.

Pada tanggal 17-19 Oktober rangkaian Festival Drumband & Kuliner Kampung, Tradisional Game, serta Festival Gurindam 12.

Pada Tanggal 18 dan 19 Oktober gelaran Panggung Penyair dan Pawai Budaya serta Parade Mobil Hias. Kemudian dilanjutkan dengan Wonderful Sail To Bintan yang rencana mulai tiba pada 19 sampai 22 Oktober.

Kemudian dilanjutkan dengan Kepri Expo, Festival Rebana dan Dzikir. Serta pada 20-22 Oktober gelaran Tanjungpinang Dragon Boat Race yang berlokasi di Sungai Carang.

Pada tanggal 20 Oktober Culiner Fiesta, Parade Kapal Hias, Yather Dinner dan malam puncak diakhiri dengan gelaran Kepri Fondo Ride, Kepri Carnival dan malam hiburan rakyat yang rencananya terpusat di kawasan Tepilaut Tanjungpinang.

Baca Juga :  Defisit, Program PIK 2020 Tetap Berlanjut

”Intinya semua acara ini ada di laut dan di darat. Semua pertunjukan bernuasa lokal tradisional,” bebernya.

Buralimar menyampaikan, event yang dilakukan tahun ini hampir sama dengan tahun lalu. Hanya saja yang berbeda tempat dan waktu pelaksanaan.

Namun masyarakat tak perlu khawatir, karena hampir sebagian besar rangkaian acara FBK tahun ini, lebih banyak terpusat di Tepilaut, lokasi titik kumpul para pengunjung di kawasan Gedung Tanjungpinang City Centre atau biasa lebih dikenal Gedung Gonggong, serta pelataran Gedung Daerah.

”Insyallah mulai 13 sampai 22 Oktober lokasi gedung Tepilaut sudah harus steril. Seperti misalnya, tidak bisa leluasa kendaraan bebas lalu lalang. Karena kawasan digunakan untuk para pejalan kaki. Karena hampir satu minggu acara lebih banyak terpusat di sana,” beber Buralimar.

Tak lupa Buralimar menyampaikan, seperti tahun lalu, para peserta Yachter juga akan berlabuh di depan laut Tanjungpinang. Lebih kurang puluhan Yacht berlabuh di sepanjang laut Kampung Bugis sampai Pelantar 2.

Para yatcher yang melakukan perjalanan Sail Indonesia jilid 2 akan mengeliling lautan lepas mulai dari Pantai Debut, Banda Pulau Buru Namrole, Pulau Buton Ereke, Wakatobi, Lombok, Teluk Ende, Labuan Bajo, Bali, Kiumai, Ketapang, Bangka Belitung, Parai Beach, Penuba Benan hingga berakhir di Tanjungpinang.

Baca Juga :  Gaji Tak Bertambah, Guru Honor Diminta Sabar

”Rencananya mereka akan turut serta dihibur pertunjukan kesenian FBK di depan Gedung Daerah,” terang Buralimar.

Pada prinsipnya, seluruh penyelenggara acara sudah siap mendukung kesuksesan acara FBK tahun 2017 ini. Para pejabat mulai dari aparat kepolisian hingga TNI, siap memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang turut serta ingin secara langsung menyaksikan event yang sudah dinobatkan Menteri Pariwisata RI Arief Yahya sebagai event tahunan di kalender nasional itu.

Pelaksanaan Festival Bahari Kepri (FBK) Jilid II tahun ini dipusatkan di Kota Tanjungpinang, Ibu Kota Provinsi Kepri. Bersama dengan Pemkab Bintan, Kota Batam, Kabupaten Karimun dan Kota Tanjungpinang beberapa rangkain yang bertujuan untuk menarik wisatawan manca negara (Wisman) untuk datang ke Kepri ini, dipastikan akan berlangsung sepanjang Oktober 2017 ini.

Rangkaiannya lumayan banyak, sehingga beberapa daerah seperti Tanjungbalai Karimun, Kota Batam bahkan Bintan pun turut sama-sama mengisi iven yang berbeda,” ujar Buralimanr kepada Tanjungpinang Pos.(SUHARDI-MARTUNAS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here