Beras Mahal, Tak Ada Solusi

0
306
Anggota Komisi II DPRD Kota Batam saat sidak ke Gudang Bulog beberapa waktu lalu. f-dokumen/tanjungpinang pos

MBS Sedih way beras raskin bulog 3 bln cocok untuk ayam warnanya kuning bedebu bauk. Beras premiun tak tanggung mahalnya, tolong carikan solusi masyalah orang banyak ini.
082173803655

TANGGAPAN:
Harga beras lokal cukup mahal setelah tiba di Kepri. Hal itu dikarenakan ongkosnya cukup mahal yang berpengaruh pada harga beras itu sendiri. Karena beras daerah yang sampai ke Kepri harus melalui banyak jalur. Kemudian, setelah tiba di pelabuhan, banyak lagi biaya yang dikeluarkan baik itu untuk bongkar muat.

Biaya lainnya adalah transportasi lalu ke gudang distributor. Dari gudang ke grosir, lalu ke pedagang pasar. Jika sampai ke pedagang kecil (warung), harganya makin mahal lagi. Karena itu, Kepri berharap kebijakan seperti lima tahun lalu diberlakukan lagi. Keran impor beras ke Kepri harusnya dibuka.

Selama ini, Pemko Batam yang paling sering menyerukan agar dibuka impor beras ke Batam. Kita minta impor beras diberlakukan untuk Kepri. Pemprov Kepri juga mengajukan agar beras impor dibuka untuk kabupaten/kota lain di Kepri. Harapannya, ketersediaan beras di Kepri bisa mencukupi kebutuhan masyarakat. Bebrapa waktu lalu saya sudah berangkat ke Jakarta. Rencananya, akan rapat dengan Komisi VI DPR RI, terkait dengan impor beras, sebelum kemudian batal. Namun dalam waktu dekat ini, saya akan ke Jakarta lagi. Kebetulan ketua Komisi VI (DPR) lagi di luar kota. Nanti akan ke Jakarta lagi secepatnya. Kita mengajukan beras untuk se-Kepri. (mbb)

Nurdin Basirun
Gubernur Kepri

TANGGAPAN:
Selain Gubernur, saya bersama Kepala BP Batam, Lukita ikut juga ke Jakarta untuk membicarakan rencana impor beras. Kita berencana akan memaparkan rencana impor beras. Dulu bisa masuk kan. kuotanya mau kita sampaikan DPR.

Beberapa waktu lalu Ketua Komisi VI DPR RI Teguh Juwarno mengatakan, impor beras diperlukan lantaran terjadi ketidaksinkronan data produksi beras dengan konsumsi beras. Melihat kebutuhan di lapangan, mau tak mau harus menjadi perhatian bersama. Apalagi DPR mengakui stok beras sangat sedikit, sementara permintaannya banyak, diperlukan impor. Juga untuk menjaga kepastian cadangan beras.

Beberapa waktu lalu kitasudah menyurati pemerintah pusat, agar memberikan izin impor terbatas untuk Batam. Impor beras merupakan kebutuhan Batam. Sesuai regulasi yang ada, impor harus izin dari pusat. ternyata permohonan impor tidak terealisasi, sementara stok beras mulai menipis. Untuk mendatangkan besar dari Cipinang, biaya transportasinya sangat tinggi. (mbb)

HM Rudi
Walikota Batam

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here