Berbagi Ilmu tentang Bisnis Digital

0
344
Penyelenggara seminar dari STIE Pembangunan foto bersama dengan pemateri dan perwakitan peserta. F-istimewa

STIE Pembangunan Tanjungpinang Gelar Seminar Nasional

Sekitar 500-an peserta Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis & Call For Paper STIE Pembangunan Tanjungpinang mendapatkan ilmu di bidang tantangan dan peluang bisnis digital.

TANJUNGPINANG – Narasumber pada seminar ini didatangkan dari berbagai perguruang tinggi di Indonesia. Ada dari School of Human Resource Development dan Psychology (SHAR), Azman Hashim Internasional Business School (AHIBS), Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) dan dari Kimia Farma. Para sponsor antara lain Kimia Farma, Enkasari, Fituno.

Peserta yang hadir pada seminar itu mulai dari akademisi, peneliti, mahasiswa, pemerintah serta masyarakat umum.

Seminar yang digelar Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Pembangunan Tanjungpinang ini mengangkat tema ‘Peluang dan Tantangan Bisnis Digital di Daerah Kepulauan’.

Adapun tema ini didasari oleh fenomena yang terjadi di Indonesia terkait bisnis digital yang berkembang pesat saat ini.

Contohnya, bisnis di bidang transportasi seperti gojek dan bidang perdagangan seperti Shopee, Tokopedia, dan lain sebagainya.

Ketua pelaksana acara Satriadi, S.AP, M.Sc yang juga dosen STIE Pembangunan mengatakan, ilmu ekonomi dan binsis memiliki peran dalam melihat peluang dan tantangan yang selanjutnya akan ditelaah, dikembangkan dan diaplikasikan oleh para usahawan.

Sehingga, pengusaha mengikuti tuntutan perkembangan teknologi pada era globalisasi ekonomi digital.

Seminar nasional ini bertujuan, sebagai forum diseminasi hasil-hasil penelitian dan pengabdian masyarakat kepada masyarakat.

Melalui seminar tahunan ini, diharapkan menjadi forum untuk saling menukar informasi berdiskusi yang melibatkan banyak pihak mulai dari akademisi, praktisi dan pemerintah.

Sekaligus interaksi antar persektif yang berbeda. Tentunya dapat menjadi sarana untuk menciptakan kesinambungan dan perkembangan teknologi yang tepat untuk diterapkan di industri dan masyarakat.

”Sehingga dapat meningkatkan dan mendukung kemandirian masyarakat di era moderenisasi ini,” jelas Satriadi, Senin (8/4).

Untuk mencapai maksud tersebut, Pusat Penelitian dan Pengabdian (P3M) kepada Masyarakat STIE Pembangunan Tanjungpinang mengundang para akademisi, praktisi dan pemerintah untuk menulis makalah dengan tema yang sudah ditentukan.

Tema yang siapkan mulai dari akuntansi, manajemen, kewirausahaan, ekonomi & bisnis, social humaniora, system informasi manajemen pendidikan ekonomi, keuangan, serta pengabdian kepada masyarakat.

Menurut Satriadi, seperti apa perkembangan dan tantangan bisnis digital saat ini secara global tentunya sangat pesat sekali.

”Perkembangan bisnis digital saat ini, sangat pesat dan tidak bisa dihindari. Mau tak mau, kita sebagai manusia harus bisa menguasai teknologi. Atau nantinya, kita yang akan dikuasai oleh teknologi tersebut,” jelas Satriadi.

Tidak hanya itu, pihak penyelenggara juga memberikan hadiah hiburan berupa doorprize.

Sekilas tentang STIE Pembangunan, Kota Tanjungpinang sebagai ibu kota Provinsi Kepri memiliki peranan yang cukup besar dalam menunjang pembangunan provinsi ini khususnya dan pembangunan nasional pada umumnya.

Hal tersebut dikarenakan Provinsi Kepri mempunyai potensi Sumber Daya Alam dan Sumber Daya Manusia masih belum dimanfaatkan dan diolah sepenuhnya dalam pelaksanaan pembangunan.

Dengan pertimbangan akan terjadinya perkembangan pembangunan yang lebih pesat di segala sektor yang akan membutuhkan tenaga-tenaga muda yang profesional pada masa-masa yang akan datang, maka Yayasan Pembangunan Pendidikan Kejuruan (YPPK) Tanjungpinang membulatkan tekad dengan menyelenggarakan pendidikan yang lebih luas namun tetap bermutu.

Selama ini, yayasan tersebut telah mengelola Pendidikan Menengah Kejuruan yaitu SMK Pembangunan yang terletak di Jalan RHF Tanjungpinang.

Awal tahun 1997 dimulailah persiapan dan penjajakan untuk mendirikan akademi dengan program Diploma III Akuntansi.(ADLY ‘BARA’ HANANI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here