Beri Pendidikan Budi Pekerti Sejak Dini

0
112
WALIKOTA Batam, HM Rudi saat penutupan STQ di Engku Putri, Batam Centre. F-HUMAS Pemko batam
Wali Kota Batam, HM Rudi mendorong orang tua untuk memberikan pendidikan budi pekerti dan akhlak di rumah dan lingkungan sejak dini.

BATAM – Sehingga, kegiatan religius dan sarat syiar Islam, seperti STQ, diingatkan tidak menjadi sia-sia. Kegiatan religius percuma, apabila tidak meninggalkan bekas dan pengaruh di tengah masyarakat.

Ajakan itu disampaikan HM Rudi, saat penutupan STQ VII Batam, Jumat (5/4) malam di di Astaqa Utama, Dataran Engku Putri Batam Centre. Pada kesempatan itu, sebelum menyerahkan piala bergilir kepada para pemenang, diingatkan bagi orang tua untuk membantu anak-anak menjadi generasi yang teguh imannya.

”Orangtua harus mampu memberikan pendidikan yang baik kepada anak-anak, terutama pendidikan budi pekerti dan akhlak. Dengan demikian maka mereka akan tumbuh dan berkembang sebagai generasi yang tangguh dan teguh imannya,” ujar Rudi.

Rudi mengatakan STQ adalah wadah untuk menumbuhkan semangat membaca dan mempelajari Al-Quran. Sehingga Al-Quran benar-benar dijadikan pedoman hidup. Pelaksanaan musabaqoh menjadi ajang memacu pengembangan tilawah, hafalan serta pendalaman isi Al-Quran.

”Kegiatan religius dan sarat syiar Islam ini akan menjadi sia-sia dan percuma apabila tidak meninggalkan bekas dan pengaruh di tengah masyarakat,” tegasnya.

Kepada qori-qoriah, hafizh-hafizhah dan mufasir-mafasiroh yang menjadi juara, Rudi memberikan ucapan selamat. Harapannya prestasi ini bisa dipertahankan di masa akan datang. Bagi anggota kafilah yang belum berhasil menunjukkan prestasinya diharapkan untuk terus berlatih dan memacu diri untuk prestasi di kesempatan akan datang.

”Upaya yang dilakukan tidak boleh berhenti sampai di sini. Diperlukan perhatian, keterlibatan dan tanggung jawab seluruh komponen umat dan jajaran pemerintah,” tuturnya.

Pada STQ VII tingkat kota tahun 2019, Kecamatan Sagulung berhasil menjadi juara umum. Kecamatan Sagulung unggul di tilawah anak-anak putra, tahfidz 1 juz dan tilawah putri, tahfidz 20 juz putra, dan tafsir Bahasa Arab putra.

Kecamatan yang dipimpin Reza Khadafi ini meraih total nilai 33. Terpaut cukup jauh dari juara II Kecamatan Batam Kota yang memperoleh poin 20. Sementara juara III diraih Kecamatan Batuaji dengan selisih 1 poin dari Batam Kota. Dan juara IV Kecamatan Bengkong dengan perolehan 14 poin.

Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Batam, Amsakar Achmad menyampaikan ucapan selamat kepada pemenang STQ Tahun 2019. Ia juga menyampaikan harapannya agar STQ VII Tingkat Kota Batam dapat menjadi sumber kesadaran bagi peningkatan komitmen umat untuk membaca, memahami, dan mengamalkan kandungan Al-Quran serta menjadikan sebagai pedoman hidup.

Melalui kegiatan STQ ini para pecinta Al-Qurân dari seluruh kecamatan se Kota Batam dapat melakukan silahturahmi dan komunikasi. Pada akhirnya akan menumbuhkan kecintaan dan keagungannya terhadap kandungan dan kemukjizatan Al-Qurân,” ucap Amsakar.

digelar lomba qasidah rebana dan bazar. Pesertanya juga perwakilan tiap kecamatan.

Adapun Juara I Lomba Qasidah Rebana Tingkat Kota Batam Tahun 2019 diraih grup Al-Kaffah dari Kecamatan Nongsa dengan jumlah nilai 468.

Juara II diraih grup rebana Annisa dari Kecamatan Sekupang dengan nilai 465, juara III diraih grup rebana Al-Hijrah dari Kecamatan Sei Beduk dengan nilai 441 dan juara IV diraih grup rebana Shofwatunnisa dari Kecamatan Batam Kota dengan nilai 438.

Untuk lomba bazar Tingkat Kota Batam Tahun 2019 juara I diraih Kecamatan Lubuk Baja dengan nilai 4.278, Kecamatan Batu Ampar di posisi ke II dengan nilai 4.230, peringkat ke III Kecamatan Batu Aji dengan nilai 4.228 dan peringkat ke IV diraih Kecamatan Nongsa dengan jumlah nilai 4.220.

Penutupan STQ berjalan dengan meriah.(MARTUA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here