Bernilai Tinggi, Organ Ikan Gulama Jadi Komoditas Menggiurkan

0
306
Roki Juanda Putra

Oleh: Roki Juanda Putra
Mahasiswa Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, UMRAH

Jeroan ikan berupa gelembung yang biasanya dibuang saat hendak dimasak, ternyata punya harga jual yang sangat tinggi. Di Merauke, Papua, gelembung renang dari ikan tertentu harganya bisa mencapai Rp50 juta. Organ dalam itu juga disebut sebagai “gelembung renang”, atau dalam bahasa Inggris disebut sebagai swim bladder atau gas bladder.

Panjang ikan ini dapat mencapai 1 meter. Ikan ini adalah karnivora yang memakan bermacam hewan pada pasir dan patahan karang (rubbel). Ikan yang dimaksud adalah Ikan Gulama. Ikan Gulama (J. trachycephalus) memiliki bagian tubuh seperti kepala, badan, punggung, perut berwarna kekuningan. Semua bagian sirip mulai dari sirip punggung, sirip pectoral, sirip dubur dan ekor semuanya berwarna kuning. Ikan gulama mempunyai bentuk badan memanjang, seluruh bagian kepala tertutup sisik kecuali ujung moncong. Pada dagu tidak mempunyai janggut. Sirip punggung tidak terputus, dengan lekukan yang dalam antara bagian sirip yang berjari-jari keras dengan bagian sirip yang berjari-jari lemah. Tipe gelembung ottolithides. Gelembung renang ini berfungsi sebagai ruang resonansi untuk memperkeras suara yang dihasilkan oleh otot-otot di sekelilingnya. Suara ini keluar secara alami khususnya saat musim berkembang biak.

Gelembung renang dalam ikan berbentuk mirip “balon” yang berisi udara, terletak di dalam tubuh, yang dapat mengembang dan mengempis.

Hampir semua ikan memiliki gelembung renang di dalam tubuhnya yang dapat mengembang dan mengempis. Kecuali pada ikan perairan laut dalam, dan ikan bertulang rawan seperti Ikan Hiu dan sejenisnya. Selain berisi gas, pada beberapa spesies ikan, gelembung renangnya berisi minyak, bukan gas. Gelembung renang juga berfungsi sebagai ruang untuk beresonansi dalam menghasilkan atau menerima suara. Oleh kerana itulah gelembung renang yang tipis ini juga harus kuat secara alami.

Bentuk gelembung renang ikan pipih, sekilas seperti kerupuk mentah dan keras. Dengan warna putih pucat yang tidak menarik.  

Gelembung renang ikan dapat ditemukan hampir di semua jenis ikan. Letaknya dekat tulang punggung, di atas lambung, dan jeroan lainnya. Gelembung renang ini berfungsi untuk mengatur tubuh ikan saat mengapung di dalam air.  

Di Merauke, ada tiga jenis gelembung ikan yang harganya cukup tinggi, yaitu ikan kurau, kakap cina, dan gulama. Mengapa sangat mahal, karena bisa dimanfaatkan untuk benang jahit bedah, kecantikan, dan kesehatan tubuh.  

Menurut salah satu eksportir ikan ini, ikan gulama dicari orang karena harganya yang sangat menggiurkan. Per kilo bisa mencapai Rp50 juta.

Di Merauke, ikan gulama hidup di sekitar muara sungai yang kaya akan pito plankton dan zoo plankton. Berbanding terbalik dengan gelembung renangnya, harga daging ikan gulama justru dijual murah. Untuk 5 kilo ikan gulma, harganya sekitar Rp50 ribu.

Lalu kenapa gelembung ikan ini berharga mahal? Adalah karena keistimewaan berupa kelenturan, kekuatan dan ketipisannya. Hal ini dimanfaatkan oleh manusia, terutama di bidang medis. Kegunaannya bagi manusia, terutama di bidang medis atau dunia kedokteran adalah sebagai benang untuk menjahit organ atau kulit setelah operasi. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here