Beroperasi di Atas Pukul 24.00, Warnet Ditutup Paksa

0
166
Efendy

TANJUNGPINANG – Usai menutup total warnet Rebel Net di Tanjungpinang, kini Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tanjungpinang meningkatkan pengawasan warnet. Ia juga meningkatkan pengawasan pelajar yang keluar sekolah saat jam belajar.

Ada dua regu patroli yang sudah turunkan oleh Satpol PP Kota Tanjungpinang. Bila menemukan warnet masih buka di atas pukul 24.00 WIB, maka Satpol PP aka menutup paksa.

Sambung dia, tegu pertama yang diturunkan adalah anggota Satpol PP Kota Tanjungpinang kaum wanita. Mereka melakukan patroli, untuk mengawasi peserta didik pada jam sekolah. Hampir setiap hari, anggota Satpol PP wanita menemukan dan mengamankan peserta didik tidak masuk sekolah di jam pelajaran sekolah.

Temuan seperti itu, anggota Satpol PP Kota Tanjungpinang langsung mengamankan sampai membawa peserta didik ke Kantor Satpol PP Kota Tanjungpinang.

”Kita berikan pembinaan (peserta didik, red). Setelah itu, baru kita antar peserta didik ke sekolah asalnya,” kata Kepala Satpol PP Kota Tanjungpinang, Efendy kepada Tanjungpinang Pos disela selesai menghadiri acara pelantikan Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang, H Syahrul dan Rahma di Gedung Daerah berada di Tepi Laut Tanjungpinang, Jumat (21/9) pagi.

Kemudian, ada pergantian patroli sekitar pukul 20.00 WIB. Patroli malam hari dilakukan anggota Satpol PP Kota Tanjungpinang kaum pria.

Anggota Satpol PP tersebut mengawasi tempat usaha warnet berada di Tanjungpinang. Selama patroli, anggota Satpol PP paling sering temukan tempat warnet yang masih buka di atas pukul 24.00WIB.

Padahal, batas jam operasi tempat usaha warnet hanya pukul 24.00WIB. Dengan ada temuan seperti itu, anggota Satpol PP meminta kepada penjaga warnet untuk langsung tutup. ”Kita tutup paksa. Hampir setiap malam kita lakukan,” ucap dia.

Untuk saat ini, kata dia, memang anggota Satpol PP Kota Tanjungpinang hanya melakukan penutupan paksa tempat usaha warnet yang masih beroperasi di atas pukul 24.00WIB. Ke depan, lanjut dia, ia akan melayangkan surat teguran kepada pemilik usaha warnet, apabila masih kedapatan membuka warnet melebihi pukul 24.00 WIB.

Ia akan memberlakukan surat teguran sampai tiga kali. Apabila tidak diindahkan alias diabaikan, maka pihaknya langsung meminta kepada pemilik usaha warnet untuk membuat surat pernyataan. Inti surat pernyataan tersebut, pihak warnet untuk tidak lagi mengulangi membuka tempat usaha warnetnya di atas atau melebihi pukul 24.00 WIB.

Pemberlakukan surat pernyataan ini hanya sampai dua kali saja. Apabila masih mengabaikan, maka akan tanggung resikonya. ”Kita akan tutup total usaha warnetnya, seperti Rebel Net itu,” sebut dia. (dri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here