Bharaduta Menang Tipis, Gumarang Makin Garang

0
809
TENDANGAN PAGAR: Pemain Gumarang melakukan tendangan pagar ke arah gawang Bocil FC, Kamis (20/4). F-Suhardi/tanjungpinang pos

PINANG – Bharaduta FC menang tipis 1-0 ketika berhadapan dengan Akasia FC, di putaran kedua kualifikasi grup C pada open turnamen PSTK Cup 2017, Kamis (20/4) sore kemarin.

Bermain di lapangan stadion Sulaiman Abdullah, Kota Tanjungpinang, tim Gumarang FC makin garang setelah mengalahkan Bocil FC Kijang, sang juara Bupati Bintan Cup 2016.

Sejak menit awal babak pertama, Bharaduta FC tak mau lengah. Tim tangguh di Jurnalis Cup 2017 ini, tak mau kalah lagi seperti menghadapi Bocil FC pada putaran pertama.

Saat itu, Bharaduta FC tak berdaya dikalahkan 1-4 atas Bocil FC. Menghadapi Akasia FC, Bharaduta langsung menekan pertahanan lawan, sejak peluit kick off ditiup wasit Surip.

Hal serupa juga dilakukan Akasia FC. Tim yang dikalahkan Gumarang FC ini, juga membangun serangan.

Beberapa peluang justru didapatkan pemain Akasia FC. Tapi, bola belum bersarang di gawang lawan. Justru sebaliknya, Bharaduta FC berhasil mencetak gol di menit ke-27.

Saat itu, Romi (8) pemain tengah Bharaduta FC lolos dari kawalan pemain bawah Akasia FC. Dari dalam kotak penalti, Romi dengan mudah menceploskan bola ke gawang Akasia. Hingga babak pertama usai, skor 1-0 untuk Bharaduta FC.

Memasuki babak kedua, kedua kesebelasan saling jual beli serangan. Namun, beberapa peluang berhasil digagalkan oleh masing-masing kiper. Hingga pertandingan usai, skor tetap bertahan 1-0 untuk kemenangan Bharaduta FC.

Laga di partai kedua, Bocil FC versus Gumarang berjalan sengit. Pemain Bocil FC bermain apik dalam membangun serangan. Namun, serangan anak asuhan Khairul Umama alias Iyun ini selalu kandas di lini pertahanan Gumarang. Sebaliknya, pemain Gumarang bermain garang dari lini sayap.

Gol pembuka terjadi ketika pemain senior Gumarang Hendrik (10) melepaskan tendangan keras, dari dalam kotak penalti. Bola dari tendangan Hendrik di menit ke-35 ini, tak mampu dihadang penjaga gawang Bocil FC. Hingga babak pertama berakhir, Gumarang unggul 1-0.

Di babak kedua, Bocil FC mengubah strategi serangan. Enal dan kawan-kawan mengandalkan serangan dengan umpan lambung.

Strategi ini cukup merepotkan bagi pemain bawah Gumarang. Meski serangan didominasi pemain Bocil FC, tetap tidak menciptakan gol.

Di masa injury time, Dani (16) pemain tengah Gumarang mendapatkan umpan terobosan dan rekannya. Dani yang lolos dari kejaran pemain bawah Bocil FC, berhasil menambah skor.

Hingga pertandingan bubar, Gumarang menang 2-0 atas Bocil FC. Dengan hasil ini, Gumarang FC bercokol di puncak klasemen sementara grup C, dan mendapatkan satu tiket ke babak 16 besar. (fre/ais)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here