BI Tertibkan Money Changer Tak Berizin

0
136
Gusti Raizal Eka Putra
Bank Indonesia (BI) perwakilan Kepri menertibkan kegiatan usaha penukaran valuta asing bukan bank (KUPVA BB). Salah satu yang ditertibkan ada di Karimun, berupa money changer. Penertiban dilakukan tempat penukaran uang di toko kelontong.

BATAM – Penertiban itu diungkapkan Kepala BI Kepri, Gusti Raizal Eka Putra, Jumat (21/12) di Batam. Diakui, pihaknya sudah bersikap kooperatif, sehlngga dapat berjalan dengan Iancar dan kondusuf. ”BI sebagai lembaga pengawas dan pengatur (LPP) KUPVA, bekerjasama dengan Polda,” beber Gustian.

Mereka melakukan penertiban, karena kegiatan penukaran uang itu dilakukan tanpa izin. Penertiban dilakukan 11 Desember 2018 di Sawang, Kabupaten Karimun. Pelaku kegiatan penukaran valuta asing tanpa izin yang terkena tindakan penertiban, ditempelkan stiker penertiban.

”Sampai dengan yang bersangkutan mengajukan izin usaha KUPVA ke BI,” tegas Gusti.

Selanjutnya Bl akan memonitor pemenuhan komitmen dari pihak tersebut. ”Kepada pihak yang telah dikenakan pemasangan stiker penertiban di lokasi usaha, dilarang keras untuk merusak, melepas, atau memindahkan stiker penertiban dimaksud, dengan ancaman pldana sesuai Pasal 232 KUHP,” tegas Gusti.

Sebelum melakukan penertiban, BI diakui sudah menyampaikan himbauan untuk mengajukan izin. Pemilik lokasi usaha juga sudah diminta menandatangani surat pernyataan kesanggupan untuk menghentikan kegiatan usahanya dan segera mengajukan izin.

”Kami minta, pelaku KUPVA yang tak berizin lainnya segera menghentikan kegiatan usahanya dan mengajukan izin ke BI,” himbaunya.

Selain pemilik usaha, BI juga mengingatkan agar masyarakat tahu keabsahan/legalitas petugas yang melakukan penertiban. Masyarakat maupun penyelenggara dapat menghubungi BI Kepri, melalui telepon pada nomor 0778-462280 serta call centre Bl 131.(MARTUA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here