Bidan PTT Diangkat Jadi CPNS

0
2555
PARA bidan dan perawat saat berkumpul di Tanjungpinang, beberapa waktu lalu. f-mazpram/humas pemprov kepri

Menpan Sebut Tak Langgar UU

Kabar gembira bagi bidan dan dokter yang masih Pegawai Tidak Tetap (PTT) di Kepri. Tahun 2018 ini, PTT dokter dan bidan akan diangkat jadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

DOMPAK – TAHUN 2018 ini, ada tersisa 4.400 bidan dan dokter PTT di Indonesia yang akan diangkat menjadi CPNS dengan usia 35 tahun ke bawah. Karena tahun 2017 lalu, 39 ribu bidan PTT sudah diangkat jadi CPNS.

Kepala Dinas Kesehatan Pemprov Kepri, Tjepjep Yudiana menyambut baik rencana pusat yang akan mengangkat bidan PTT menjadi CPNS tahun ini. Karena akan menambah semangat kerja mereka.

Ketika ditanya apakah masih banyak bidan PTT di Kepri, Tjepjep mengakuinya. ”Ya masih banyak,” ujarnya via ponselnya, Senin (19/3) malam tanpa menyebutkan angka pastinya karena ada di kantor.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Asman Abnur mengklaim pengangkatan CPNS dari bidan pegawai tidak tetap (PTT) usia 35 tahun ke atas memenuhi aturan undang-undang.

Dengan demikian pemerintah dalam waktu dekat ini akan mengangkat sebanyak 4.400 bidan PTT di atas 35 tahun menjadi CPNS 2018 se-Indonesia.

”PP 11/2007 tentang Manajemen PNS membolehkan usia 35 tahun ke atas diangkat PNS untuk formasi khusus. Bidan PTT dan dokter PTT adalah jabatan khusus jadi memenuhi syarat itu,” terang Menteri Asman, Senin (19/3).

Namun, untuk mem-PNS-kan 4.400 bidan PTT ini dibutuhkan Keputusan Presiden (Keppres). Sedangkan, di tingkat menteri koordinator sudah clear dan tinggal menunggu Keppres.

”Mudah-mudahan secepatnya Keppres turun. Apalagi gaji bidan PTT ini sudah masuk dalam anggaran 2018,” terangnya.

Bagaimana dengan honorer K2? Asman menyatakan tidak bisa disamakan dengan bidan PTT. Pasalnya, pemerintah masih melakukan pendataan dan validasi untuk kemudian menentukan langkah kebijakannya seperti apa. ”Kalau yang bisa ikut pengangkatan CPNS tahun ini hanya untuk honorer K2 usia 35 tahun ke bawah. Di luar itu belum bisa kecuali sudah ada payung hukumnya,” tandasnya.

Pengangkatan CPNS dari usia 35 tahun ke atas tidak akan ada lagi. Tahun ini terakhir kalinya. ”Sesuai kesepakatan bersama Kemenkopolhukam, Kemenkes, KemenPAN-RB, 4.200 bidan PTT dan dokter yang berusia 35 tahun ke atas dan maksimal 40 tahun kami angkat CPNS tahun ini. Pengangkatan mereka lewat Keppres,” jelas Asman Abnur.

Dia menyebutkan, untuk tenaga kesehatan sebenarnya berjumlah 42 ribu orang. Namun, yang diangkat CPNS tahun 2017 sebanyak 39 ribu sehingga tersisa 4.200 orang. 4.200 yang belum terangkat ini karena usianya melebihi 35 tahun. Dalam UU Aparatur Sipil Negara (ASN) disebutkan, batas usia maksimal CPNS adalah 35 tahun. ”Karena menghabiskan tenaga kesehatan yang tersisa, akan diterbitkan Keppres. Ini terakhir usia di atas 35 sampai 40 diangkat PNS,” tegasnya.

Keppres Sudah Siap
Kepala Staf Presidenan (KSP) Moeldoko mengatakan, pengangkatan status bidan desa dari pegawai tidak tetap menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS) telah disetujui pemerintah.
Saat ini Keputusan Presiden (Keppres) untuk pengangkatan status itu tengah disiapkan.

”Draf Keppres itu sedang dalam tahapan sinkronisasi di Kementerian Polhukam. Prinsipnya sudah disetujui,” kata Moeldoko di Jakarta, Rabu (14/3).

Moeldoko menjelaskan, draf atau rancangan Keppres pengangkatan bidan desa yang berstatus PTT menjadi CPNS sudah jadi dan sudah difinalisasi oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB). Kini draf Keppres itu sedang dalam tahapan sinkronisasi di Kementerian Polhukam sebelum diajukan ke Presiden untuk ditandatangani.(MARTUNAS-JPNN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here