Bikin Akta Kelahiran Gratis

0
1392
Pelayanan disdukcapil: Suasana di ruang pelayanan kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Tanjungpinang. Umumnya, warga datang untuk mengurus administrasi kependudukan. f-andri/tanjungpinang pos

Disdukcapil Mencapai Target Nasional

TANJUNGPINANG – Sejak Januari hingga Agustus 2017, tercatat ada 1.276 anak di Tanjungpinang yang memiliki Akta Kelahiran. Menurut Kepala Disdukcapil Kota Tanjungpinang, Irianto kepada Tanjungpinang Pos, angka 1.276 itu sudah merupakan angka yang terbaik dari rata-rata target nasional. Menurutnya, pembuatan akta tidak dipungut biaya dan ini merupakan tanggungjawab orang tua.

”Kita bangga dan bersyukur serta berterima kasih kepada masyarakat Tanjungpinang yang sudah peduli dan mau mengurus akta kelahiran anaknya di Kantor Disdukcapil Kota Tanjungpinang,” kata Kepala Disdukcapil Kota Tanjungpinang, Irianto kepada Tanjungpinang Pos, Jumat (22/9).

Baca Juga :  DBR Kembali akan Digelar

Menurutnya, antusias masyarakat membuat Akta Kelahiran di Disukcapil Kota Tanjungpinang melebihi target nasional akta kelahiran 0-18 tahun, yaitu 84,17 persen. Sedangkan target nasional akta kelahiran 0-18 tahun hanya 80 persen.

”Alhamdulillah, pencapaian akta kelahiran kita melebihi angka nasional,” ucapnya di ruang kerjanya berada di Jalan Kijang Lama, Batu 7, Tanjungpinang.

Berdasarkan data yang dimiliki Disdukcapil Kota Tanjungpinang, masih ada 240 anak yang belum memiliki akta kelahiran. Angka tersebut dikurangi dari jumlah kelahiran anak Tanjungpinang sebanyak 1.516 jiwa.

Alasan Disdukcapil tidak mencetak akta kelahiran untuk 240 anak tersebut, dikarenakan orangtua anak tersebut tidak menyerahkan berkas untuk mengurus akta kelahiran. Seperti surat kebidanan, fotokopi KTP orangtua, dan fotokopi KK. ”Padahal gratis, buat akta kelahiran di Didisdukcapil. Tapi syarat-syaratnya mesti dipenuhi,” terang dia.

Baca Juga :  Waspadai Penipuan Penerimaan CPNS

Buat akta kelahiran, lanjut mantan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Tanjungpinang ini, waktunya cukup singkat. Kalau berdasarkan Standar Operasional Prosedur (SOP), kepengurusan akta kelahiran akan memakan waktu selama tujuh hari jam hari kerja.

Tetapi, berdasarkan intruksi Kepala Disducapil Kota Tanjungpinang, hanya satu hingga tiga hari jam kerja. ”Bahkan bisa hitungan jam dan langsung selesai. Kalau tidak percaya, silakan urus akta kelahiran anaknya,” tegas dia.

Oleh sebab itu, ia mengimbau, kepada orangtua untuk segera mengurus akta kelahiran anaknya. Karena akta kelahiran merupakan identitas penting buat anaknya. ”Akta kelahiran identitas kebangsaan kita. Jadi, uruslah akta kelahiran anaknya. Jangan ditunda-tunda lagi,” sebut dia. (dri)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here