Bikin KTP Makin Susah

0
335
Suasana ruang pelayanan di kantor Disdukcapil Kota Tanjungpinang di Jalan Kijang Lama Tanjungpinang beberapa waktu lalu. f-andri/tanjungpinang pos

MBS Bpk Bupati Lingga, mengurus KTP di Disdukcapil susah banget, alat2 nya pada eror. Gimana masyarakat yg sangat butuh utk segala urusan jadi terkendala. Kami mohon Bpk AWE segera ngecek ke Disdukcapil. Makasih atas Perhatiannya.
+6285668324358

Apa Kabar KTP-el?
MBS Bagaimana nasibmu ktp-el, kenapa blanko selalu menjadi alasan kurang? Padahal sejak dicanangkan tiap wilayah kan sudah tau kebutuhanya berapa. Kenapa datangnya macam orang kena sakit kencing jengkolan, sikit-sikit tak tuntas2, apa nunggu dana dari setnov
085264194449

TANGGAPAN:
Kita mesti mendukung program nasional Gerakan Indonesia Sadar Administrasi (GISA) dalam upaya tertib data kependudukan. Dengan GISA semua akan punya data valid terhadap satu penduduk Indonesia satu data administrasi kependudukan.

Kita ingin Kepri khsususya dan Indonesia umumnya setiap masyarakatnya tertib. Mereka semua punya data kependudukan, terdata dengan baik. Dengan demikian ini akan memudahkan kita dalam rangka menjalankan tugas membangun daerah dan bangsa ini salah satu caranya dengan melakukan remkam KTP-el bagi yang melakukan rekaman.

Kepri ini merupakan miniatur Indonesia sangat merasakan manfaat dari kebijakan tersebut. Karena kebijakan ini membuat jadi tahu masyarakatnya asal usulnya pekerjaan daerah tempat tinggalnya hingga status. Itu semua sangat memudahkan dalam menentukan langkah membangun Kepri. (ais)

Nurdin Basirun
Gubernur Kepri

TANGGAPAN:
Kegiatan GISA sejauh ini telah menyelesaikan tugasnya yakni melayani data kependudukan melalui KTP-elektronik mencapai 97,4 persen. Sedang untuk Kartu Keluarga telah mencapai 98 persen.

Sisa dua persen mudah-mudahan kita rampungkan dalam waktu dekat. Keberhasilan program ini sangat bergantung sekali dengan paritisipasi masyarakat. Karenanya kita berharap sekali, program ini bisa selesai 100 persen sebelum akhir tahun. Meski demikian saat ini data kependudukan, sudah siap dipakai untuk data pemilukada di seluruh daerah.

Saya memastikan semua data kependudukam sekarang ini memberikan kemudahan berbagai urusan dan keperluan. Dengan kata lain siapapun dari kita yang menginnginkan data satu orang, tinggal klik Nomor Induk Kependudukan (NIK) semua yang kita inginkan ada di situ.

isi salah satu tujuan Rakornas yang kita gelar karena diikuti 1.600 peserta dari 34 provinsi se-Indonesia. Dengan rakornas ini, kami berharap bisa segera menyelesaikan pelaporan data penduduk secara riil seluruh warga negara Indonesia. (ais)

Tjahjo Kumolo
Mendagri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here