Bikin Ranperda, Libatkan Aktivis Perempuan

0
683
KETUA Komisi IV DPRD Kepri Teddy Jun Askara foto bersama aktivis Kepri usai pertemuan, Senin (12/3) di Kantor DPRD Kepri di Dompak kemarin.f-suhardi/tanjungpinang pos

DOMPAK – Sejumlah perwakilan organisasi perempuan yang tergabung di dalam Jaringan Perlindungan Perempuan dan Anak Kota Batam mengunjungi Kantor Komisi IV DPRD Kepri, Senin (12/3) kemarin.

Kedatangan mereka didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Kepri, Misni.

Kedatangan mereka mendadak ke Komisi IV. Mereka secara resmi memberikan dukungan serta memberikan masukan terhadap Ranperda Penyelenggaraan Hak Perempuan dan Pembelajaran bersama terkait peran dan fungsi pemerintah.

”Kami sangat mendukung penuh Ranperda ini, terutama sekali mencegah terjadinya kekerasan terhadap migran Indonesia yang rentan menjadi korban perdagangan manusia, baik ke dalam negeri maupun luar negeri,” beber Ketua Chrisanctus.

Baca Juga :  218 Tenan di 9 Mall Diskon Harga Hingga 70%

Hal serupa juga disampaikan langsung Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Kepri Misni, bahwa apa yang disampaikan di depan anggota dan ketua Komisi IV DPRD merupakan isi hati para perempuan dan anak selama ini.

Di samping itu juga, Misni menekankan pentingnya mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender dalam pembangunan Kepri. Menurutnya, potensi sumber daya perempuan yang ada di Kepri khususnya antara organisasi serta lembaga pemberdayaan perempuan dengan DPRD, dapat sama-sama meningkatkan jejaring serta kerja sama.

”Nah audiensi dengan DPRD ini menyatukan persepsi tentang langkah-langkah strategis, mempercepat pembangunn Kepri yang berkeadilan gender,” tegas Misni.

Baca Juga :  Jumat, Panlih Panggil AW dan Isdianto

Sementara Ketua Komisi IV DPRD Teddy Jun Askara (TJA) menjelaskan, kedatangan sejumlah organisasi perempuan tersebut sebagai langkah menyatukan persepsi sebelum pembahasan Ranperda Perlindungan Perempuan dan Anak Kepri.

Rencananya dalam waktu dekat ini, Ranperda tersebut akan diserahkan ke DPRD untuk kemudian tahap pembahasan dan disahkan menjadi Perda. ”Saat ini Ranperda itu masih di Biro Hukum. Dan sudah dilakukan tahapan uji publik di Kota Batam,” terang Teddy.

Di depan seluruh anggota Komisi IV, Teddy sedikit menyimpulkan, bahwa usulan Ranperda yang sudah selesai ujipublik di Biro Hukum tersebut ada beberapa poin belum dicantumkan dalam aturannya.

Baca Juga :  Belajar Bersama Belasan Maestro

”Jadi kedatangan mereka ini, seperti memberikan masukan. Jadi kami sarankan ke mereka, kalau misalnya Ranperda tersebut sudah masuk ke DPRD, kemudian dibentuk Pansus, Insyallah sama-sama dengan aktivitas ini, kita bedah supaya menjadi sempurna,” jelas Teddy.

”Karena yang paling tahu permasalahan di lapangan adalah mereka-mereka ini, misalnya bagaimana mengatasi korban kekerasan perempuan, trafficking dan sebagainya,” timpal Teddy demikian. (ais)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here