Bintan Aman dari Beras Oplosan

0
585
CEK BERAS: Kadiskop Usaha Mikro dan Perindag Bintan Dian Nusa bersama PPNS Setia Kurniawan, mengecek beras di gudang pengusaha, baru-baru ini. f-yendi/tanjungpinang pos

BINTAN – Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perindag Bintan menegaskan, wilayah Kabupaten Bintan aman dari beras oplosan. Selain tidak memasok beras dari Batam, pihak distributor selalu melaporkan kondisi barang yang diedarkan, secara rutin.

Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Diskop Usaha Mikro dan Perindag Bintan Setia Kurniawan menyampaikan, informasi penggerebekan Polda Kepri terhadap pengusaha yang mengoplos beras Bulog, menjadi pembicaraan warga Bintan.

”Namun, kita pastikan, di Bintan aman dari beras oplosan yang ditemukan Polda, di Kota Batam itu,” tegas Setia Kurniawan, mewakili Kadiskop Usaha Mikro dan Perindag Bintan Dian Nusa, Senin (6/11) kemarin.

Baca Juga :  Tinggalkan Lingga, Alias Wello Nyalon di Bintan

Setia Kurniawan menjelaskan, beras yang dijual pedagang Bintan di swalayan maupun di warung, dipasok dari distributor asal Tanjunguban. Dua orang distributor beras di Bintan tidak mendatangkan beras dari Bulog maupun pengusaha di Batam.

”Distributor beras di Bintan, mendatangkan beras langsung dari Jakarta. Setiap beras yang masuk, selalu dicek dan dilaporkan kepada kita. Sampai saat ini, tidak ada beras oplosan yang dijual di pasaran. Masyarakat Bintan tak perlu cemas,” harap Setia Kurniawan.

”Namun demikian, kami selalu mengecek kualitas maupun ketersediaan beras, secara rutin. Baik di gudang distributor maupun di kalangan pedagang swalayan dan warung,” sambungnya.

Baca Juga :  60 Tahun, Bakar Tak Ingin Tinggalkan Gasing

Pada kesempatan lain, Bupati Bintan H Apri Sujadi mengimbau kepada masyarakat untuk segera melaporkan, apabila menemukan beras oplosan yang beredar di supermarket (swalayan) maupun di warung. Imbauan ini disampaikan bupati, untuk antisipasi beredarnya beras oplosan yang digerebek Polda Kepri, di gudang beras Kota Batam, Sabtu lalu (4/11) lalu. Antisipasi perlu dilakukan, karena jarak Kota Batam dan Kabupaten Bintan sangat dekat.

”Saya minta dinas terkait selalu melakukan pengawasan secara berkala. Masyarakat sebagai konsumen juga diminta aktif, dan laporkan kalau ada temuan,” harap bupati. (fre)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here