Bintan Bakal Terima Anugerah Kabupaten Layak Anak

0
399
TIM VERIFIKASI: Bupati Bintan H Apri Sujadi dan drh Kartini menerima tim verifikasi Kabupaten Layak Anak. F-ISTIMEWA/kominfo bintan

BINTANBUYU – 5 orang tim dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KP3A) RI menilai dan memverifikasi Kabupaten Bintan, untuk mendapatkan anugerah sebagai Kabupaten Layak Anak tahun 2017 ini. Tim langsung mengajukan pertanyaan kepada Bupati Bintan H Apri Sujadi dan Kepala DPPPA-KB Bintan, Rabu (10/5) lalu.

Koordinator tim penilai Dr Ahmad Marzuki mengatakan, pemerintah daerah mempunyai kewajiban untuk menyiapkan ruang atau infrastruktur bagi kenyamanan anak. Karena itu masing-masing satuan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mempunyai tanggung jawab yang sama.

”Tim akan melakukan verifikasi dan klarifikasi di lapangan, serta melihat langsung kebijakan pemerintah daerah dalam mendukung program kabupaten layak anak. Kita juga sangat tertarik atas program akta lahir gratis, yang tentunya sangat bermanfaat bagi keberlangsungan anak,” jelasnya usai mengadakan pertemuan dengan jajaran Pemkab Bintan.

Kriteria dalam penilaian kabupaten/kota layak anak itu antara lain pencapaian teregistrasi akta lahir anak, aktivitas forum anak di daerah, pengasuhan anak terkait upaya penanggulangan nikah dini, program kesehatan anak, kepastian keberlangsungan pendidikan anak, serta sekolah yang ramah akan anak.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Bintan drh Kartini menjelaskan, Pemkab Bintan menjadi calon kabupaten penerima anugerah Kabupaten Layak Anak di Indonesia. Berdasarkan hasil penilaian secara online, Bintan mendapatkan grade 800 poin.

Bupati Bintan H Apri Sujadi didampingi Bunda Paud Bintan Hj Deby Apri Sujadi menegaskan, sejak awal dirinya sudah berkomitmen untuk mendukung dan membentuk Kabupaten Layak Anak. Sejumlah program sudah dicanangkan untuk bisa mendukung program layak anak, seperti pemberian dan pengurusan akta kelahiran gratis, cepat dan mudah.

Selain itu, Pemkab Bintan memberikan program masuk sekolah gratis, pembangunan rumah tahfiz bagi anak, serta memberikan kenaikan insentif bagi pengajar agar benar-benar memfokuskan pada pembinaan anak usia dini.

”Banyak lagi program yang kita buat, untuk perlindungan terhadap anak. Ini merupakan bentuk komitmen kita dalam mendukung Kabupaten Layak Anak,” jelas H Apri Sujadi. (fre)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here