Bintan Bangun Air Mancur Seharga Rp 12,2 M

0
847
TIM Komisi II DPRD Bintan Zulfaefi, Muttaqin Yaser, Zulkifli, Umar Ali Rangkuti bersama Kabid Perkim Bayu W dan konsultan, mengecek lokasi pembangunan air mancur megah di kawasan taman Kota Kijang, Kamis (18/1) kemarin. f-yendi/tanjungpinang pos

Komisi II Cek Lokasi Penataan Destinasi Wisata Baru

BINTAN – Pemkab Bintan membangun air mancur nan megah, pada tahun 2018 ini. Air mancur dengan konsep dancing and water screen laser (menari dengan layar laser) ini menelan anggaran sebesar Rp 12,2 miliar. Wow!

Air mancur megah ini dibangun di tengah kolam kawasan taman Kota Kijang, Bintan Timur. Bangunan air mancur dibangun dengan teknologi terapung. Sehingga, posisi bangunan air mancur sepanjang 65 meter di atas kolam ini, akan menyesuaikan dengan permukaan air.

Kemudian. air mancur akan diberikan penerangan (lighting) dengan peralatan laser. Laser dengan warna-warni ini akan menampilkan layar atau gambar (screen), pada permukaan air mancur. Lighting pada malam hari ini, akan ditampilkan tarian (dancing) kesenian khas Melayu Bintan.

”Sebelum pembangunan air mancur megah ini dibangun, tim Komisi II DPRD Bintan meninjau lokasinya. Sehingga, perencanaan yang dibuat tidak sia-sia,” kata Zulfaefi, Ketua Komisi II DPRD Bintan di sela peninjauan lokasi taman Kota Kijang, Kamis (18/1) kemarin.

Selain Zulfaefi, dalam peninjauan lokasi pembangunan air mancur itu hadir Sekretaris Komisi II Muttaqin Yaser, anggota Komisi II Zulkifli dan Umar Ali Rangkuti, Kabid Perkim Dinas Perumahan dan Pemukiman Bintan Bayu Wicaksono dan tim konsultan Ummy.

Menurut Zulfaefi, Komisi II DPRD Bintan meninjau lokasi sebagai bentuk pengawasan dari perencanaan kegiatan penataan taman Kota Kijang, untuk tahun anggaran 2018. Tujuannya, untuk mengetahui sejauh mana perencanaan yang dibuat OPD (Dinas Perkim).

”Pembangunan tahap pertama ini, anggaran yang disediakan lebih dari Rp 12 miliar. Tahap kedua atau lanjutan nanti, kita harapkan dari dana APBN,” sebutnya.

Muttaqin Yaser menambahkan, dari penjelasan tim konsultan dan Dinas Perkim, pembangunan air mancur menyerupai di daerah Jawa Timur ini, selesai pada akhir tahun 2018 nanti. Namun yang perlu diperhatikan, biaya pemeliharaan dan operasional air mancur ini. Karena, menggunakan lighting dan sarana yang memerlukan daya listrik cukup besar.

”Tentunya, akan memerlukan dana pemeliharaan yang besar, setelah sarana air mancur ini dibangun. Biaya operasional dan pemeliharaan ini yang perlu ditinjau dan dikaji lagi,” jelas Muttaqin Yaser yang turut dibenarkan Umar Ali Rangkuti dan Zulkifli.

Kabid Perkim Dinas Perkim Bintan Bayu Wicaksono menjelaskan, air mancur dengan konsep dancing water screen ini dilengkapi dengan sound system. Sehingga, air mancur dengan penampilan tarian ini memperlihatkan seperti atraksi di tengah air mancur.

Sesuai konsep Bupati Bintan H Apri Sujadi, Bayu mengungkapkan, pembangunan air mancur ini bertujuan untuk integrasi destinasi wisata baru, di kawasan taman Kota Kijang. Integrasi dari Masjid Nurul Iman, mini zoo, taman kota, KCW dan tugu Adipura. Sehingga, ekonomi masyarakat di kawasan Kijang akan berkembang pesat. Karena, kunjungan wisatawan ke taman Kota Kijang, akan meningkat.

”Pembangunan air mancur seharga Rp 12,2 miliar ini, kami mulai Maret. November 2018 nanti, sudah selesai,” jelas Bayu didampingi tim konsultan Ummy.(YUSFREYENDI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here