Bintan Dijadikan Pusat Pengolahan Hasil Laut

0
295
WAKIL Bupati Bintan H Dalmasri Syam mempromosikan bahan olahan hasil laut Bintan, di Kemenko Bidang Kemaritiman RI, turut dihadiri Wagub Kepri Isdianto, Senin (11/2). f-istimewa/kominfo bintan
Kabupaten Bintan akan dijadikan pusat pengolahan teripang mas sebagai hasil laut skala nasional. Pengolahan hasil laut ini bakal dikembangkan PT Kimia Farma Indonesia bekerja sama dengan PT Aruna Industri Bintan.

BINTAN – RENCANA tersebut disampaikan pada saat rapat koordinasi Pemkab Bintan yang diwakili oleh Wakil Bupati Bintan H Dalmasri Syam, bersama Kementerian Bidang Kemaritiman RI, serta dihadiri Wakil Gubernur Kepri H Isdianto, Senin (11/2) siang kemarin.

Wabup Bintan H Dalmasri Syam sangat optimis hasil olahan laut asal Bintan ini mampu menjadi produksi nasional. Bahkan dapat bersaing di pasaran internasional. Dalam rapat (audiensi), H Dalmasri Syam mengatakan, dibahas tentang pemanfaatan produk kelautan dan perikanan. Kemenko Kemaritiman RI akan mendorong guna menjadikan produk olahan ikan dan teripang mas di Bintan, menjadi produk nasional.

Selain dapat membantu perekonomian masyarakat sekitar, pengolahan hasil laut Bintan ini dapat mengenalkan Kepri sebagai penghasil bahan baku olahan laut yang cukup baik dikonsumsi di Indonesia.

”Kepri sebagai poros maritim Indonesia sangat mampu menghasilkan bahan baku hasil laut terbaik, yang dapat dikonsumsi secara nasional. Bahkan jika dikelola dengan profesional, pastinya mampu merambah ke tingkat internasional,” kata H Dalmasri Syam, usai pertemuan di ruang rapat Kantor Kemenko Kemaritiman RI, di Jalan MH Thamrin No 8, Menteng, Kebun Sirih, Jakarta Pusat.

Dalam pengolahan hasil laut ini, PT Aruna Industri Bintan akan bekerja sama dengan PT Kimia Farma Indonesia. Diharapkan mampu menciptakan olahan hasil laut terbaik.

”Namun yang paling penting adalah, harus mampu memperbaiki perekonomian masyarakat,” tegasnya.

Deputi Bidang Kordinasi Sumber Daya Alam dan Jasa Kemenko Bidang Kemaritiman Agung Kuswandono menjelaskan, rakor ini untuk mengenalkan produk-produk olahan laut yang ada di setiap daerah. Kepri sebagai daerah poros maritim Indonesia sudah mampu menghasilkan produk olahan laut, yang kadar kandungan gizinya mampu memberikan kebutuhan asupan gizi untuk anak-anak.

”Ke depan, kami akan terus berupaya memfasilitasi segala bentuk produksi olahan laut, yang ada di setiap daerah. Karena dari olahan laut, kita mampu menghasilkan produk terbaik untuk tingkat nasional. Bahkan juga mampu ke pasar internasional,” tutupnya.

Hadir dalam rakor tersebut Kepala BP3D Bintan Luki Zaiman Prawira, Kadis PUPR Heri Wahyu, Kadis Kelautan dan Perikanan Bintan Fachrimsyah, Kadis Ketahanan Pangan dan Pertanian Khairul, dan Kabid Informasi Kominfo Salihi.(YUSFREYENDI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here