Bintan Kekurangan 14 Bus Sekolah

0
319
BUS sekolah angkutan pelajar terbalik di Simpang Lagoi, belum lama ini. f-jendaras/tanjungpinang pos

BINTAN – Pemkab Bintan saat ini kekurangan 14 armada bus angkutan sekolah. Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Bintan Tamsir mengingatkan, agar pihak ketiga tidak mengoperasikan bus, yang tidak layak pakai.

Saat ini Disdik Bintan sedang menginvestigasi kelayakan bus sekolah, yang dioperasikan oleh pihak ketiga. Tamsir mengatakan, nilai kontrak penyewaan bus sekolah dan operasionalnya dengan PT Aneka Jaya Kijang, harus terus dievaluasi. Agar tidak terjadi kecelakaan akibat bus yang tidak layak jalan.

”Kami sudah berkoordinasi dengan Polres, Dishub maupun Organda untuk bersama-sama melakukan investigasi bus sekolah pada tahun ini. Kalau bus tak layak, jangan jalan,” tegasnya, kemarin.

Ia menegaskan, jika ditemukan bus yang tidak layak tapi beroperasi, maka pihaknya akan meminta pihak ketiga untuk mengganti dengan bus baru yang layak operasi.

”Ya itu kan ada 43 bus yang kami sewa untuk mengantar siswa dan guru. Kalau ada yang tidak layak, ya tak boleh jalan, harus diganti. Kalau tidak sanggup ganti, maka akan kami evaluasi lagi perjanjian kerjanya. Harus dikurangkan sesuai dengan jumlah bus yang ada,” tegasnya.

Ia juga menambahkan, peristiwa kecelakaan di kawasan Lagoi beberapa waktu lalu yang menimpa 7 siswa, diharapkan menjadi peristiwa terakhir kecelakaan bus sekolah.

Pada kesempatan lain, Bupati Bintan H Apri Sujadi mengatakan, Pemprov Kepri sampai saat ini belum memberikan bantuan bus angkutan sekolah, kepada Pemkab Bintan. Padahal, Pemkab Bintan sudah mengajukan untuk penambahan bus sekolah.

”Meski ada 43 bus dari pihak ketiga, Bintan masih kekurangan sekitar 14 unit armada bus sekolah lagi. Untuk sementara ini, Pemkab Bintan berusaha meminta bantu kepada perusahaan swasta, untuk meminjamkan bus untuk angkutan sekolah ini,” kata H Apri Sujadi. (aan/fre)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here