Bintan Tangani 57 Kasus DBD

0
600
BERSIHKAN SAMPAH: Bupati Bintan H Apri Sujadi bersama camat dan warga membersihkan sampah dan lingkungan pantai, belum lama ini. F-DOKUMEN/TANJUNGPINANG POS

Pancaroba, Bupati Minta Warga Waspada

BINTAN – HINGGA Oktober ini, Puskesmas dan RSUD di Kabupaten Bintan telah menangani 57 kasus penderita Demam Berdarah Dengue (DBD), selama tahun 2017. Meski jumlah penderita berkurang 100 persen dibandingkan tahun lalu (2016), Dinas Kesehatan tetap mewaspadai penyebaran DBD.

”Ada penurunan signifikan kasus DBD pada tahun 2017, dibandingkan tahun lalu. Jumlah detailnya, kurang tahu pasti. Tapi, kita tetap imbau agar masyarakat tetap waspada terhadap DBD,” kata dr Gamma Isnaeni, Kepala Dinas Kesehatan Bintan, kemarin.

Kabid P2P Dinkes Bintan dr Yosei Susanti menyebutkan, untuk kasus DBD di Kabupaten Bintan, sampai Oktober 2017 ini, hanya ada 57 penderita (kasus). Jumlah ini menyebar di setiap kecamatan, dari 15 Puskesmas dan RSUD. Dari 57 kasus itu, penderita DBD yang terbanyak terjadi pada bulan April dan September lalu.

”Dibandingkan tahun 2016 lalu, jauh berkurangnya kasus DBD di Bintan. Lebih dari 100 persen turunnya. Kita terus mengimbau agar masyarakat menjaga kesehatan lingkungan, dan menjalankan program 3M,” jelas dr Yosei Susanti, Rabu (25/10) kemarin.

Bupati Bintan H Apri Sujadi kembali mengingatkan agar warga Bintan mewaspadai menyebaran penyakit DBD. Karena, saat ini memasuki musim pancaroba. Di saat perubahan cuaca panas dan hujan, jentik nyamuk mudah bersarang pada lokasi genangan air. Seluruh lapisan masyarakat diminta menjaga lingkungan agar selalu bersih, serta membasmi lokasi rawan berkembangnya jentik nyamuk.

”Menjelang akhir tahun, penderita penyakit DBD selalu meningkat. Ini harus kita waspadai,” ujar bupati.

Bupati Bintan juga mengajak agar seluruh lapisan masyarakat menggiatkan kembali gotong royong. Terutama melakukan gerakan menguras, menutup dan menimbun (3M). Selain itu, jika menemukan gejala badan panas atau demam tinggi, dan gejala DBD lainnya, segera cek dan berobat ke rumah sakit atau Puskesmas terdekat.

”Kita sudah menggratiskan semua warga Bintan, untuk berobat ke RSUD maupun Puskesmas. Bahkan, sudah ada empat Puskesmas yang melayani sampai pukul 22.00,” tambah H Apri Sujadi.(YUSFREYENDI)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here