Bintan Utara Dikepung Banjir

0
481
BANJIR: Tabung gas hanyut saat banjir melanda kawasan Jalan Indunsuri, atau di stasiun pengisian bahan bakar gas PT Subur Inti Surya, Sabtu (4/3) lalu. F-Jendaras/tanjungpinangpos

TANJUNGUBAN – Hujan deras selama lima jam, mengakibatkan Kecamatan Bintan Utara dikepung banjir, Sabtu (4/3) lalu. Sehingga, belasan lokasi dilanda banjir.

Tinggi air yang mencapai sepinggang orang dewasa. Beberapa warga harus diungsikan beberapa jam hingga air surut pada siang dan sore hari.

Tidak hanya merendam perumahan, beberapa titik jalan yang terendam membuat akses jalan dari Bintan Utara, menuju Seri Kuala Lobam atau sebaliknya sempat terhambat.

Inra, seorang warga Seri Kuala Lobam mengungkapkan, pihaknya sempat mengalami kendala, saat akan menuju Tanjunguban. Pasalnya ruas Jalan Indunsuri tepatnya di Perum Alamanda dan Pasar Baru terendam banjir, hingga tidak dapat dilalui kendaraan.

”Harus mutar ke arah Kantor Camat Baru Bintan Utara. Karena lewat Pasar Baru dan Alamanda, motor tidak tembus,” katanya, Sabtu (4/3).

Samsul, Petugas Pemadam Kebakaran UPT Bintan Utara bahkan harus menurunkan mobil Damkar, untuk menyedot air yang masuk ke dalam rumah warga di Jalan Tendean, Tanjunguban Selatan.

”Banjir ini parah, kami juga turun untuk menyedot air yang masuk ke rumah warga. Paling dalam tingginya hingga pinggang orang dewasa,” sebutnya.

Azwar Camat Bintan Utara mengatakan, dari data sementara yang ia dapat ada 32 KK yang terkena banjir parah atau sebanyak 116 jiwa. Lokasinya di Tanjunguban Utara, Kota dan Selatan.

”Banjir ini karena drainase yang kurang baik, air laut sedang pasang dan hujan yang lama serta lebat. Kami sudah lakukan penanganan terhadap korban dan BPBD Bintan sudah turun memberikan bantuan,” terangnya.

Dari pantauan di lapangan, beberapa titik banjir parah terjadi di Perum Alamanda, pengisian LPG, Pasar Baru, Jalan Datok Syahbandar, Jalab Bhakti Praja, Kantor Lurah Tanjunguban Selatan, Swalayan Prima Indah, Wisma Pesona, Jalan Tendean, Kampung Jeruk, Jalan Merdeka, Jalan RE Martadinata, Komplek Pertamina Tanjunguban, Kampung Bugis serta tanah longsor di Perumahan Bintang 5.

Diperkirakan lebih 100 rumah terendam banjir dari belasan lokasi tersebut dan puluhan pertokoan serta tempat usaha. (aan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here