Blanko KTP Tinggal Dijemput ke Kemendagri

0
509
GUBERNUR Kepri H Nurdin Basirun bersama warga Batam di Batamcenter, belum lama ini.F-martua/tanjungpinang pos

BATAM – Pihak Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Batam mengungkapkan, kekurangan blanko KTP-el saat ini sekitar 60 ribu pisis.

Terkait kekurangan itu, Menteri Dalam Negeri RI, Tjahjo Kumolo menyatakan jika blanko tersedia. Dipersilahkan pemerintah daerah yang membutuhkan untuk menjemput ke Jakarta.

Pernyataan itu disampaikan Tjahjo Kumolo usai membuka Rakernas Kependudukan dan Catatan Sipil, Kamis (8/2) di Batam. Ditegaskannya, blanko KTP tidak habis, sehingga pemda yang membutuhkan diminta menjemput. Termasuk Batam yang diberitakan kekurangan blanko.

”Blanko tidak ada masalah. Nggak habis, ambil aja. Blanko ada tersedia, enggak mungkin habis,” kata Tjahjo.

Baca Juga :  Polairud Gagalkan CTKI Ilegal

Terkait dengan data kependudukan yang ganda, masyarakat juga diminta untuk proaktif melapor. Sementara jika pindah tempat tinggal, diminta tidak melakukan rekam KTP-el lagi.

”Data ganda itu, dari masayarakat sendiri. Harusnya tidak rekam lagi kalau pindah. Tinggal bawa KK dan KTP,” bebernya.

Diharapkan, saat Pemilu dan Pilpres nanti, menggunakan warga sudah menggunakan KTP-el.

”Kita mengejar agar di Pemilu dan Pilres yang memilih sudah menggunakan KTP-el. Sekarang, ada 261 juta penduduk terdata semua. Hanya persoalannya alamatnya dimana? Jangan sampai hak warga negara kita terabaikan nanti. Kunci sukses Pilkada, Pileg dan Pilpres, hak masyarakat tersalurkan,” sambungnya.

Baca Juga :  Ojek Pangkalan Mesti Melebur ke Online

Pada kesempatan pembukaan Rakornas, Tjahjo menyampaikan agar petugas dari Disduk untuk bekerja denga baik dan semangat. Diminta agar petugas juga jemput bola dalam mendata penduduk. ”Dirjen menyatakan, blanko cukup, jadi tidak masalah,” beber Tjahjo.

Dirjen di Kemendagri diminta untuk menampung aspirasi daerah. Selain itu, diminta agar membantu daerah mendapatkan blanko cepat. ”Supaya Pilkada serentak dan Pemilu tidak terganggu hanya gara-gara KTP-el, karena setiap tahun KTP pasti masalah,” cetusnya.

Sementara Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil RI, Zudan Arif Fakrulloh mengatakan, data dari Disdukcapail di Provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia, sudah 97,4 persen penduduk melakukan perekaman KTP-el. ”Saya minta teman-temen untuk menuntaskan 2,6 persen lagi,” katanya.

Baca Juga :  Pedagang Pasar Induk Dukung Pemko Batam

Sementara untuk cakupang akte kelahiran target Presiden RI Joko Widodo sebanyak 85 persen. (mbb)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here