BNN Mendadak Periksa Urine Pegawai Pamko

0
444
Periksa urine: Pegawai BNN memeriksa urine pegawai Pemko Senin (2/10) di gedung Pemko Batam. f-istimewa/humas pemko batam

BATAM – Usai apel bulanan Pemko Batam, secara mendadak BNN melakukan tes urine terhadap pegawai. Test urine ini dilakukan terhadap pegawai di tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemko Batam. Sayangnya, tidak bisa diketahui apakan ada adi negara yang terlibat mengonsumsi narkoba atau tidaknya. Bagi pegawai yang terindikasi menggunakan narkoba, akan direkomendasikan mendapat rehabilitasi.

Test urine itu dilakukan, Senin (2/10) di gedung Pemko Batam, setelah pegawai dari tiga OPD tersebut diabsen ulang. Sebelum mengakhiri arahan dihadapan ribuan pegawai Pemko Batam, Wali Kota Batam, HM Rudi mengintruksikan, semua pegawai dari Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD), Camat dan Lurah se-Kota Batam serta pegawai Sekretariat Dewan, tidak meninggalkan lapangan apel, Engku Putri.

”Habis tidak bubar. Pegawai Dispenda (BP2RD), Camat, Lurah dan Pegawai Sekwan, tidak bubar. Selain itu, silakan bubar,” kata Rudi dari podium.

Awalnya intruksi untuk mengikuti test urine belum disampaikan. Pegawai yang diminta tinggal, awalnya diabsen ulang, sebelum diarahkan gedung Pemko Batam. Di gedung Pemko Batam, baru para pegawai baik honorer dan ASN mengikuti test urine.

Rudi menyebutkan, instruksi pemeriksaan itu dilakukan karena dirinya sudah menerima banyak laporan, penggunaan narkoba di Batam. Hanya saja, tidak disebutkan apakah laporan dimaksud penggunaan narkoba dilakukan ASN atau secara umum penggunaan narkoba di Batam termaksud masyarakat.

Saat ditanya terkait test urine terbatas untuk Camat/Lurah, BP2RD dan dan pegawai Sekwan, diakui karena keterbatasan anggaran. ”Uangnya cuma segitu (untuk test urine terbatas). Terbatas dulu karena aggaran, sekaligus memberikan efek jera. Biar tidak ada yang makai narkoba,” ujar Rudi. (mbb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here