BNN Rehab Puluhan Pencandu Narkoba

0
112
Sri Murdiningsih

TANJUNGPINANG – Puluhan warga Tanjungpinang sudah mendapatkan bantuan rehabilitasi dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tanjungpinang.

Tercatat ada sekitar 25 orang korban. Sekitar 20 orang diantaranya melakukan proses penyembuhan melalui rawat jalanyang dilakukan tim BNN Tanjungpinang. Sedangkan lima orang lainnya terpaksa rawat inap di Lokal Rehabilitasi BNN Batam.

Hal ini dikatakan Kasi Rehabilitasi BNN Kota Tanjungpinang, Sri Murdiningsih kepada Tanjungpinang Pos, Senin pagi. Ia menuturkan, korban yang kecanduan Narkoba, rata-rata
usia antara 18 tahun sampai 35 tahun. “Sampai saat ini, sudah ada lima orang yang menjalani rawat inap di Loka Rehabilitasi BNN Batam,” ujar Sri kepada Tanjungpinang Pos.

Terkait para korban yang masih berusia pelajar, Sri tidak menepis pernyataan itu. Pihaknya, bahkan sering melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah. Bukan hanya itu, juga ke kantor pemerintahan sampai perusahaan swasta agar karyawan menjauhi Narkoba.

“Sasaran kita sosialisasi kini lebih banyak ke sekolah-sekolah,” ucapnya.

Sebagai informasi dari penelitian Puslitkes Universitas Indonesia (UI) dan BBN Pusat, ditetapkan tersangka pengguna Narkoba sekitar 27,32 persen dari total keseluruhan pada 2016 lalu.

Para pelajar menggunakan Narkoba, di duga berbagai faktor. Diantaranya, masih labil dan mudah terpengaruh oleh lingkungan yang tidak baik. Hal inilah yang menjadi celah bagi bandar Narkoba untuk mempengaruhi. Awalnya, biasanya memberikan secara gratis.

Setelah korban menjadi rutin atau terbiasa atau bahkan kecanduan.

Penggunaan Narkoba di kalangan pelajar diindikasikan akan mengalami peningkatan karena maraknya Narkotika jenis baru.

Menurut hasil penelitian Fakultas Psikologi UI, mereka yang menyalahgunakan Narkoba di usia pelajar juga biasanya berawal dari merokok.Kemudian meningkat dengan mencoba-coba menghisap atau mengkonsumsi ganja, kemudian berlanjut memakai sabu-sabu dan Narkoba jenis lainnya.(ais)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here