BNN Sosialisasi Pencegahan Narkoba

0
458
KEPALA BNN Kepri Brigjen Pol Richard Nainggolan (kiri) ketika memberikan penjelasan tentang penanggulangan penyalahgunaan narkotika. F-ISTIMEWA

NATUNA – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kepri Brigjen Pol Richard Nainggolan menegaskan, salah satu cara menghindari penyalahgunaan narkotika yaitu dengan Tawakal dan berdoa kepada keyakinan masing-masing.

Dengan begitu, segala kelakuan maupun tingkah laku bisa dihindari dari segala godaan yang akan merasuki jiwa dan raga. Selain itu, perlu adanya ilmu tentang pemahaman dan imbauan dari bahayanya narkoba bagi tubuh.

”Salah satu mencegah agar narkoba tidak masuk dalam kehidupan kita, yaitu meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa,” kata Brigjen Pol Richard, Ketua BNN Kepri di hadapan ratusan pelajar di Gedung Sri Serindit, Ranai, Rabu (25/4).

Ia juga memberi pengarahan, dan pengetahuan tentang apa itu narkoba dan dampak dari penggunaan narkoba di kalangan masyarakat. ”Narkoba atau narkotika dan obat-obatan berbahaya adalah, bahan kimia baik sintetik ataupun organik yang merusak kerja saraf. Pengertian narkoba oleh Kementerian Kesehatan diartikan sebagai Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (Napza). Narkoba dapat menyebabkan ketagihan, terganggu pada bagian saraf dan atau mampu tidak sadarkan diri. Untuk itu, jika kita sudah mengenalnya jangan sampai menggunakannya,” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Bupati Natuna yang diwakili Sekda Natuna Wan Siswandi, bagi para pengedar sasaran narkoba sebenarnya seluruh masyarakat mulai dari anak-anak sampai orangtua.

”Saya yakin dan percaya, kepada seluruh pemuda Natuna bisa memerangi bahaya narkoba yang jelas sudah merusak generasi bangsa dan negara. Untuk itu, mari kita bersama-sama memberantas narkoba di Natuna,” ucapnya.

Ia menambahkan, Pemerintah Daerah telah membuat aturan tentang sangsi tegas penyalahgunaan narkoba di kalangan ASN. Jika ada oknum ASN, yang terbukti bersalah mengunakan narkoba akan langsung dipecat dari kepegawaiannya.

”Kami Pemkab Natuna telah membuat peraturan tegas tentang bahaya Narkoba di lingkungan ASN. Apabila seseorang oknum ASN yang terbukti bersalah menggunakan narkoba akan ditindak tegas dengan sangsi mulai dari penurunan pangkat sampai sanksi tegas pemecatan dari pegawai,” tandasnya. (hrd)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here