BNN Tes Urine Nakhoda Kapal dan Pilot

0
343
Petugas BNN melakukan periksaan terhadap nakhoda dan awak kapal di Pelabuhan SBP Tanjungpinang

TANJUNGPINANG – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tanjungpinang melakukan tes urine terhadap sejumlah nakhoda dan anak buah kapal (ABK) di pelabuhan domestik Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang, Rabu (26/12).

Begitu juga di Bandara Raja Haji Fisabillah (RHF) Tanjungpinang.
Pemeriksaan urine ini dilakukan guna memberikan pelayanan yang bebas narkoba selama libur Natal dan tahun baru.

Pantau di lapangan, petugas BNN melakukan tes urine terhadap sejumlah nakhoda dan ABK yang hendak melakukan pelayaran ke berbagai daerah antarpulau.

Satu per satu nakhoda dan ABK diarahkan oleh petugasmengambil sampel urine. Begitu juga dengan pilot dan pramugari.

Kepala BNN Kota Tanjungpinang, AKBP Darsono mengatakan, tes urine tersebut dilakukan guna mendukung pelaksanaan pengamanan Natal dan tahun baru di wilayah Kota Tanjungpinang. Pelaksanaan tes urine ini juga dilakukan bersama-sama pihak PT Pelindo I Tanjungpinang dan Polsek Kawasan Pelabuhan Tanjungpinang dan instansi lainnya.

“Kita melaksanakan tes urine kepada para awak kapal, upaya mengantisipasi dan pencegahan. Jangan sampai para awak kapalnya dan kabin menggunakan narkoba,” katanya.

Darsono menyebutkan, upaya pencegahan ini dilakukan guna memberikan jaminan keselamatan kepada masyarakat yang menggunakan moda transportasi laut maupu udara. Mulai dari keberangkat maupun datang.

“Antisipasi ini kita bisa melaksanakan dan kita laksanakan beberapa tempat. Diantaranya di pelabuhan dan di bandara kepada pilot dan pramugari dalam waktu yang sama,” sebutnya.

Ia berharap, selama libur Natal dan tahun baru, baik yang menggunakan penerbangan maupun pelayaran laut bisa sampai dengan selamat tanpa ada kendala apapun.

“Kita berharap tidak ada satupun yang menggunakan narkoba, dan hari belum kita temukan yang terindikasi,” tuturnya.

Jika ke depan ada ditemukan nakhoda, ABK, pilot maupun pramugari yang positif narkoba, Darsono memastikan akan merehabilitasi mereka.
Bahkan, pihaknya juga akan mempersilahkan instansi lain untuk menerapkan aturan terhadap oknum tersebut.

“Misalkan kalau ada salah satu kru kapal ada yang menggunakan narkoba, nanti akan kita serahkan ke KSOP untuk tindaklanjut peraturan pelayaran,” ujarnya. (ray)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here