BNNP Musnahkan 19 Kg Sabu

0
500

BATAM – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepri, melakukan pemusnahan barang bukti Narkotika jenis Sabu seberat bruto 19.075 gram atau sekitar 19 gram pada Rabu (23/5) di Batam. Sabu itu diamankan dari enam kasus peredaran gelap Narkoba jaringan sindikat narkotika yang terjadi di Kepri.

Kepala BNNP Kepri, Brigjend Pol Richard Nainggolan, Rabu (23/5) menjelaskan, barang bukti itu diamankan dari pengungkapan 27 Maret 2018 di Pelabuhan Ferry Internasional Batam Center, Batam. Petugas Bea dan Cukai mengamankan satu orang laki-laki atas nama N (21) WNI karena kedapatan membawa Narkotika Golongan I jenis Sabu seberat bruto 229 gram.

Dari barang bukti Narkotika jenis Sabu yang disita dari tersangka, akan dilakukan pemusnahan sebanyak 215 (dua ratus lima belas) gram dan sebanyak 14 (Empat Belas) gram disisihkan untuk uji laboratorium dan pembuktian perkara di persidangan.

Baca Juga :  Subang Mas Jadi Sentra Pertanian

Kemudian 12 April 2018, sekira di Pelabuhan Rakyat Kecamatan Batu Ampar, petugas BNNP mengamankan satu orang laki-laki atas nama I (28) WNI karena kedapatan memiliki narkotika 3.210 gram. Kemudian dilakukan pengembangan dengan melakukan control delivery, selanjutnya melakukan penangkapan terhadap tersangka Sdr. N (33) WNI, S(30) WNI, dan Y(33) WNI di salah satu hotel kawasan pelita kota batam.

Kemudian 18 April 2018, di Pelabuhan Rakyat Kecamatan Batu Ampar, telah dilakukan penangkapan terhadap RZ (29) WNI oleh petugas BNNP Kepri. RZ diduga melakukan tindak pidana penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dengan cara memiliki, menguasai, dan membawa Narkotika golongan I Jenis Sabu seberat bruto 1.590 gram.

Baca Juga :  PGN Raih Laba Bersih Rp 3,06 Triliun

Kemudian dilakukan pengembangan dengan melakukan Control Delivery terhadap pemilik sabu di salah satu hotel di Pelita melakukan penangkapan terhadap Fs (30) WNI. Dari hasil interogasi bahwa sabu tersebut akan di ambil JP (35) WNI, di salah satu hotel di kawasan Nagoya. Pada 19 April 2018, dilakukan penangkapan terhadap JP.

20 April 2018, di Pelantar milik Iskandar, Pulau Selat Nenek, Rt 06 Rw 03, Kec Bulang, Kel Pulau Temoyong, Kota Batam, petugas BNNP mengamankan dua orang laki-laki atas nama B (42) WNI dan M (36) WNI, karena kedapatan memiliki narkotika golongan I jenis sabu seberat bruto 4.912 gram.

Sementara 21 April 2018, di Ruli Tanjung Uma, Lubuk Baja Batam, petugas BNNP Kepri berhasil mengamankan A (31) WNI, karena diduga melakukan tindak pidana penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dengan cara memiliki, menguasai, dan membawa Narkotika golongan I Jenis Sabu seberat bruto 5.740 gram.

Baca Juga :  BP Dorong UMKM Berbasis Pariwisata

1 Mei 2018,sekira pukul 07.30 WIB, di Pinggir Jalan Batu Ampar, Kota Batam Provinsi Kepri, telah dilakukan penangkapan terhadap Saudara H (45) WNI dan Ai (22 ) WNI. Penangkapan dilakukan petugas BNNP Kepri karena diduga melakukan tindak pidana penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dengan cara memiliki, menguasai, dan membawa Narkotika golongan I Jenis Sabu seberat bruto 3.590 gram. Dari barang-barang bukti itu, ada yang disisihkan untuk uji laboratorium dan pembuktian perkara di persidangan. (mbb)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here