Bobby Jayanto Pimpin HKTI Bintan

0
1147
SERAHKAN BENDERA: Ketua HKTI Kepri Alias Wello menyerahkan bendera kepada Ketua HKTI Bintan Bobby J.F-istimewa

BINTAN- Ketua Perkumpulan Hakka Kepri Bobby Jayanto terpilih sebagai Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Bintan, untuk periode 2017-2022 mendatang. Bobby terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) HKTI, di Aula Hotel Hermes Bintan, Selasa (12/9).

Setelah terpilih, pengurus HKTI Kabupaten Bintan langsung dilantik Ketua DPD HKTI Provinsi Kepri H Alias Wello. Hadir dalam pelantikan pengurus HKTI Bintan itu Gubernur Kepri H Nurdin Basirun.

Bobby Jayanto menegaskan, program kerja yang akan di lakukan adalah merangkul para petani di Bintan. Kemudian, Bobby ingin mensejahterakan para petani di Bintan melalui program HKTI Bintan ke depan. Ia berjanji akan berusaha melobi bantuan alat pertanian dan pupuk melalui HKTI Provinsi Kepri. ”Ini amanah yang saya akan jalini. Dan, kebetulan saya juga hobi pertanian. Ingin petani yang ada di Bintan sejahtera,” kata Bobby Jayanto.

Baca Juga :  Warga Desak Pengoperasian Air Mancur Taman Kijang

Ia ingin memberikan pelajaran cara bertani yang baik, supaya hasil produksinya meningkat. Karena, di HKTI pusat sangat banyak SDM yang bisa dimanfaatkan di Bintan. ”Kita tidak ingin lagi petani gagal panen. Dan, tidak ingin kita punya lahan luas di Bintan, tapi cabai saja didatangkan dari luar daerah,” tambahnya.

Dewan Penasehat HKTI Provinsi Kepri H Huzrin Hood minta agar HKTI Bintan bisa memakmurkan petani. HKTI juga diminta agar bisa bangun pasar tani. Pasar tani ini, nanti petani yang berjualan, tapi tidak dipungut sewa. ”Karena, petani selama ini tak pernah merasa makmur. Yang makmur tetap pedagang yang membeli hasil petani,” bebernya.

Baca Juga :  Pemkab Kucurkan Bantuan untuk Korban Bencana

Ia contohkan, petani menjual pisang, per kilogramnya diharga Rp 2 ribu. Pedagang atau tengkulak menjuanya bisa Rp 8 ribu per kilogramnya. Petani hanya dapat Rp 2 ribu, pedagang dapat Rp 8 ribu per kilo. ”Ini yang harus dirubah sistemnya,” tegasnya.

Ia berharap, Pemkab Bintan, bisa menyediakan tim penyuluh pertanian. Karena, kendala yang dihadapi petani selama ini, bila tanaman di serang hama, mulai binggung cara mengatasinya. ”Kita salut kepada Bupati Kampar. Mereka merangkul petani kemudian diberikan pembinaan. Hasil pertanianya yang memasarkan adalam BUMD Kampar. Petani di sana sejahterah. Ini perlu di contoh HKTI Bintan,” kata Huzrin.

Baca Juga :  Impor Diperketat, Gubernur Pasti Paham Keluhan Pengusaha

Tokoh sentral pembentukan Provinsi Kepri ini, membeberkan Bintan memiliki lahan pertanian cukup luas. Ke depanya, hasil pertaniannya bisa saja disalurkan ke Batam bahkan ke Singapura atau Malaysia. ”Kita belum pernah mencoba menama bawang merah di Bintan. Coba HKTI memberikan solusi kepada para petani,” tegasnya, kemarin. (bas)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here