BP Batam Promosi di Malaysia

0
420
GEDUNG parkantoran Badan Pengusahaan Batam berdiri megah di Batamcenter.f-dokumen/tanjungpinang pos
Badan Pengusahaan (BP) Batam bekerja sama dengan BKPM Pusat dan KBRI Malaysia melakukan kegiatan promosi mengenai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan Kawasan Industri (KI) di Malaysia. Promosi itu diharapkan dapat mendorong para calon investor dari Malaysia untuk berinvestasi di Indonesia.

BATAM – Pada kegiatan yang berlangsung di Grand Hyatt, Kuala Lumpur, Malaysia itu minggu lalu, Wakil Duta Besar Indonesia untuk Malaysia, Krisna KU Hanan mengatakan, potensi investasi yang dimiliki Indonesia sangat besar. ”Saya percaya kegiatan ini akan meningkatkan hubungan baik antara Indonesia dan Malaysia khususnya dalam upaya untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dikedua negara,” katanya.

Meningkatnya pertumbuhan investasi di Indonesia diakui, merupakan hasil kerja keras seluruh pemangku kebijakan dalam memberikan kemudahan dalam perizinan investasi. Salah satunya OSS (online single submission), yang sedang dijalankan di Indonesia. ”Dan Malaysia merupakan merupakan salah satu pasar ekonomi yang sangat penting bagi Indonesia,” sambungnya.

Baca Juga :  Fly Over Simpang Jam Molor

Di mana investasi Malaysia di Indonesia dari Januari-September 2018 berjumlah 1.2 juta dolar Amerika Serikat. Dengan tiga bidang usaha, transportasi, pergudangan agrikultur dan industri makanan. ”Dan hal tersebut menandakan betapa dekatnya hubungan ekonomi Indonesia dan Malaysia. Semoga kegiatan ini akan memberikan kebaikan kebaikan kepada kedua negara,” jelasnya.

Hadir pada kesempatan itu, Direktur Fasilitas Daerah BKPM Pusat Nurul Ichwan, Kepala Biro Perencanaan Pengembangan Usaha, Pelayanan dan Pentarifan Purnomo Andiantono, Kasubdit Pelayanan Penanaman Modal Evi Elviana, Kasi Penyiap Media Promosi Ariastuty Sirait serta para pimpinan dari berbagai perwakilan perusahaan yang berada di Malaysia.

Baca Juga :  TNI Penghijauan di Galang

Nurul Ichwan mendorong para calon investor dari Malaysia untuk berinvestasi di Indonesia khususnya Batam mengingat letak yang strategis menjadikan Batam sebagai salah satu kawasan industri terbesar di Asia Tenggara. Ia juga mengungkapkan bahwa Indonesia merupakan salah satu pasar ekonomi terbesar di Asia dan dunia, ini menjadikan Indonesia sebagai target para calon investor untuk berinvestasi di Indonesia, oleh karena itu Presiden Jokowi mendorong daerah-daerah lainnya untuk terus berinovasi dalam upaya untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di daerah Indonesia lainnya.

”Tahun 2017 Malaysia menempati urutan ke 3 untuk investasi terbesar di Indonesia dengan jumlah 7.78 juta US dan 60 persen menempati beberapa sektor utama seperti perdagangan transportasi dan industri,” katanya.

Baca Juga :  Satpol PP Harus Mengurangi Penindakan

Kepala Biro Perencanaan Pengembangan Usaha, Pelayanan dan Pentarifan Purnomo Andiantono yang mengungkapkan pada saat kegiatan bisnis forum mengenai potensi yang dimiliki oleh Batam sebagai kawasan FTZ yang dinilai sangat potensial bagi para calon investor khususnya yang berorientasi ekspor.

”Ini adalah saat yang tepat bagi para calon investor untuk berinvestasi di Batam karena pertumbuhan ekonomi saat ini di Batam terus meningkat dan diprediksi akan dapat melebihi nilai pertumbuhan ekonomi nasional,” katanya.

Di Batam terdapat dua fokus pengembangan industri, yaitu industri manufaktur dan industri jasa.(MARTUA)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here