BP Batam Siapkan Bank Data untuk Lintas Instansi

0
867

BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam sudah membangun bank data sejak beberapa tahun lalu. Dari awal dibangun, pihak BP sudah yakin, bank data yang disebut Pusat Pengelola Data dan Sistem Informasi (PDSI) sangat diperlukan ke depannya.

Tahun 2018, Presiden RI Joko Widodo menginstruksikan semua layanan permerintah berbasis e-government baik di pusat dan daerah. Sistem ini membutuhkan penyimpanan data yang besar dan aman.

Kini, BP Batam sudah menyiapkan bank data yang mumpuni. Korporasi, instansi pemerintahan termasuk kementerian/lembaga bisa menyimpan data di sana.

Baca Juga :  Isdianto Jenguk Nurdin di Polres

Jika kementerian/lembaga membangun hal serupa untuk tempat penyimpanan datanya, maka butuh anggaran sekitar Rp 14 triliun, di PDSI, masih banyak spase untuk penyimpanan data.

Pascamoratorium pembangunan data center mengacu pada Perpres nomor 96 tahun 2014 tentang Rencana Pita Lebar Indonesia, keberadaan data center Badan Pengusahaan (BP) Batam ini dinilai sudah sangat tepat dibangun dari awal.

Sehingga pemerintah daerah dan kementerian-kementerian dinilai lebih baik menyimpan dan backup data di BP Batam daripada membangun dari nol.

Kepala Pusat Pengelola Data dan Sistem Informasi (PDSI) BP Batam, Yuda Gunadi mengatakan, pihaknyamendukung penyimpanan data instansi pemerintah.

Baca Juga :  Laporan Keuangan Desa Cukup Satu Lembar

Mereka mendukung program pemerintah sesuai Perpres nomor 82 tahun 2012 tentang penyelenggaraan dan sistem elektronik. ”Data centre sebagai penyimpanan dan pengolahan data ke depan adalah pilihan tepat bagi setiap instansi maupun koorporasi,” katanya.

PDSI diakui menjadi lembaga di bawah BP Batam yang siap menerapkan integrated e-government berbasis IT. Data center akan menjadi hal yang dibutuhkan untuk backup dan penyimpanan data seiring isu perkembangan teknologi global.

”Dibutuhkan teknologi software kekinian seperti sistem komputasi cloud, performa security, dan skalabilitas jaringan dalam melayani segala kebutuhan dalam penerapan e-government,” sambungnya.

Baca Juga :  204 Pejabat Pemprov Dilantik

BP Batam sendiri berupaya menjadi solusi dalam kebutuhan digital pemerintah. Mereka menyiapkan berbagai fasilitas. ”Seperti cloud computing, back up centre, training centre hingga SDM terampil,” ungkapnya.

Dewan TIK Nasional (Wantiknas) Garuda Sugardo menyampaikan, PDSI tersebut sangat penting. (mbb)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here