BP: Batam Strategis Alih Muat di Selat Malaka

0
489
Kepala BP Batam, Lukita saat peresmian first fleet ship to ship FSU di Pelabuhan Batuampar, Senin (17/12).F-ISTIMEWA/bp batam

Badan Pengusahaan (BP) Batam, meluncurkan kegiatan perdana floating storage dan alih muat kapal di perairan Batuampar. First fleet ship to ship itu berjalan untuk alih muat kapal Ocean Tankers (pte) ltd di wilayah Pelabuhan Batuampar.

BP Batam berhadap, bisa mendapatkan peluang menambah pemasukan negara dari keberadaan Selat Malaka yang merupakan check point minyak terbesar kedua di dunia.

Harapan itu diungkapkan Kepala BP Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo, Senin (17/12), di Batuampar, Batam. Disebutkan, kegiatan perdana itu dilakukan bersama Ateka Energy. ”Ini sudah lama ditunggu dan akhirnya kita bisa direalisasikan. Ini potensi kemaritiman di Batam yang luar biasa. Hanya saja belum dimanfaatkan secara maksimal,” kata Lukita.

Baca Juga :  Masker di Batam Mulai Langka

Disampaikan jika Selat Malaka dilintasi sekitar 70 ribu kapal setiap tahunnya. Di antaranya kapal tanker bermuatan 180 ribu DWT ke atas. Kegiatan itu nanti, akan berjalan dengan dukungan Kementerian Perhubungan. Dari Bea dan Cukai, Imigrasi, Karantina, Bakamla, Polair dan lainnya.

”Ini jadi kepercayaan yang bisa kita berikan kepada investor,” kata Lukita.

Disebutkan, BP Batam ingin memacu pertumbuhan ekonomi di Batam dari berbagai segi. Memanfaatkan potensi-potensi kemaritiman, khususnya alih muat kapal, setelah MoU dengan Atekah Energy, 16 Maret 2018. Selanjutnya, Kemenhub menerbitkan KP 774 pada 4 Mei 2018.

Baca Juga :  84 Pejabat Terancam Nonjob

”Sehingga, menjadi sebuah keniscayaan baru, Batam dalam pemanfaataan wilayah perairan. Ini pertamakali meluncurkan kerjasama pelaksanaan floating storage dan alih kapal ship to ship Ocean tanker bersama Atekah Energi dan BP Batam,” ulangnya.

Lukita menyebutkan, untuk alih kapal mulai sekarang, namun untuk FSU mulai dilakukan tahun depan. ”Tahun depan, di kuartal I sudah mulai dilaksanakan. Ini seperti daerah parkir, ada biaya yang dibayarkan ke kita. Kenapa mereka memilih Batam, karena lokasi kita ini, kalau diibaratkan jalan tol, lokasi kita pas di pinggir jalan,” beber Lukita.

Baca Juga :  Puing Kios Dibersihkan

Kerjasama dengan aparat keamanan diakui sangat penting untuk menjaga kepercayaan saat dilakukan shift to shift. (mbb)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here