BP dan Pemko Hobinya Begaduh

0
338

BATAM – Menjelang Idul Fitri, banyak warga yang meninggalkan Batam. Tingginya jumlah yang berangkat, selain karena arus mudik juga karena Batam sudah bukan tempat yang potensial. Pada 12 Mei penumpang 7.159 yang meninggalkan Batam dan yang datang, 7.055. Sementara 13 Mei, yang meninggalkan Batam, sebanyak 8.062 dan yang datang, 7.862 orang.

Banyaknya penumpang yang pulang kampung, ternyata tidak hanya karena mudik lebaran saja. Banyak diantaranya yang memilih pulang ke kampung karena Batam sudah tidak seindah dulu lagi. Salah satunya karena BP batam dan pemko hobi berkelahi, sementara nilai investasi makin lemah.

”Jumlahnya yang berangkat meningkat, walau belum signifikan. Puncaknya diperkirakan pada H-3,” kepala bandara hangnadim, Suwarso. Bersamaan dengan arus mudik tahun ini, isu penduduk Batam memilih pindah ke daerah lain, cukup besar. Diperkirakan, jumlah itu akan meningkat saat arus mudik tahun ini.

Pada Mei 2017 saja, sebanyak 1.429 penduduk pindah, hal itu sesuai berdasarkan data daro Kadis Kependudukan dan Catatan Sipil, Said Khaidar.  Terkait perpindahan penduduk dari Batam, Sekretaris Komisi IV DPRD Batam, Udin P Sihaloho mengakii, pihaknya tidak kaget. Alasannya, penduduk Batam diperkirakan banyak pindah, karena kondisi perekonomian.

”Jatuhnya harga minyak dunia, menyebabkan tumbangnya industri perkapalan dan pengeboran minyak lepas pantai. Ini bisa tidak berpengaruh banyak, jika industri elektonik, garmen, juga pariwisata terjaga,” katanya. Namun kondisi tidak membaik, disebut Udin karena polemik dualisme kepemimpinan di BP Batam dan Pemko. Dimana, kedua lembaga itu disebut, saling mempertahankan ego.

”Masyarakat Batam itu korban. Ibarat dua gajah yang beradu kuat, yang korbannya penghuni hutan,” cetus Udin. Dengan kondisi perekonomian Batam saat ini, Udin mengimbau juga agar buruh juga memahami kondisi Batam. Sehingga tidak melakukan aksi demonstrasi lagi terkait UMK. Kondisi selama ini diakui, demo buruh sudah seperti rutinitas tahunan.(MARTUA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here