BP Ikut Perketat Pengawasan Narkoba

0
420
Kepala BNN RI Komjen Pol Heru Winarko saat penandatangan MoU dengan Kepala BP Lukita di Batam, Jumat (27/7).f-martua/tanjungpinang pos

BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam, bersama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) melakukan penandatanganan MoU pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan, peredaran gelap narkotika dan prekusor narkoba di Batam. Pada kesempatan itu, BP juga meminta bantuan BNN untuk upaya deteksi dini narkoba sebelum masuk Batam.

BP juga berharap segera bisa meningkatkan fasilitas fasilitas body scanner dan upgrade xray double view untuk membantu kinerja aparat dalam mencegah amsuknya barang terlarang itu.

Penandatanganan MoU berlangsung, Jumat (27/7) antara Kepala BNN RI Komjen Pol Heru Winarko dan Kepala BP, Lukita Dinarsyah Tuwo. Usai MoU, Lukita mengungkapkan jika pihaknya membutuhkan dukungan dari BNN untuk memaksimalkan deteksi dini.

Baca Juga :  Lurah Mesti Awasi Titik Banjir

Hal itu penting, karena di Batam ada pelabuhan internasional dan bandara internasional. ”Kami butuh dukungan untuk program deteksi dini atas usaha sindikan atau pelaku penyelundupan narkotika di Bandara dan Pelabuhan. Di antaranya adalah belum adanya fasilitas body scanner dan upgrade xray double view. Kami akan upayakan beli dari anggaran. Tapi kalau dibantu BNN, kami tidak akan menolak,” kata Lukita.

Menurutnya, BP saat ini membawahi unit-unit usaha seperti bandara Hang Nadim, bersama enam pelabuhan feri internasional. Pelabuhan dan bandara menjadi pintu masuk yang rentan dengan penyeludupan narkoba. ”Kami akan meningkatkan pengawasan terhadap pelabuhan dan bandara bersama BNN,” tekadnya.

Baca Juga :  Kemendag Tolak Impor Sembako

Kata Lukita terkait penanganan narkoba di pelabuhan dan bandara. Pada tahun 2017, BP Batam melalui unit kerja Kantor Bandar Udara Hang Nadim telah berhasil menggagalkan17 usaha penyelundupan narkotika. Total barang bukti 16.826,90 gram sabu beserta 2230 butir ekstasi.

”Tahun 2018 ini hingga Juli 2018 tercatat telah digagalkan upaya penyelundupan narkotika sebanyak 22 kali dengan total 23.692 gram sabu,” sambungnya.

Sementara di Pelabuhan, Kantor Pelabuhan Laut Batam bersama dengan bea cukai dan instansi vertikal terkait pada tahun 2017 berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 4,5 kg ganja di pelabuhan Telaga Punggur. Selain itu, ada 971 gram sabu di pelabuhan internasional Batamcenter.

Baca Juga :  Nelayan Dapat Bantuan Kapal Ikan

”Tahun 2018 sebesar 2.678,13 gram sabu di pelabuhan internasional Batam Center dan 1,37 ton sabu di pelabuhan Batu Ampar,” katanya. (MARTUA)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here