BP Kawasan Bintan Ajari Pengusaha Buat LKPM

0
1052
LKPM: Seratusan pengusaha mendapat bimbingan tentang pengisian Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) dari BKPM pusat, yang diselenggarakan BP Kawasan Bintan, di Bintan Bintan Agro Resort, Kamis (9/3) kemarin.F-Yendi/tanjungpinang pos

BINTAN – Badan Pengusahaan (BP) Kawasan Free Trade Zone (FTZ) Bintan memberikan pelatihan, untuk membuat dan pengisian Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM), kepada seratusan pengusaha di Bintan Beach Resrt Hotel Km 36, Gunung Kijang, Kamis (9/3) kemarin.

Dari pelatihan itu, pengusaha diminta agar menyerahkan LKPM periode pertama di tahun 2017 ini, paling lambat 5 April mendatang.

Selain membuat LKPM, staf dan pimpinan perusahaan se-Bintan juga diberikan sosialisasi Peraturan kepala BKPM nomor 17/2015 tentang pedoman dan tata cara pengendalian pelaksanaan penanaman modal. Hal ini dilakukan langsung oleh staf BKPM pusat.

Baca Juga :  Harga Bibit Sapi Naik, Nilai Jualnya Tetap

Wakil Ketua Bidang Pengawasan BP Kawasan FTZ Bintan Radif Anandra menerangkan, kegiatan ini dilakukan agar pengusaha memahami arti penting pembuatan dan penyampaian LKPM, secara online.

Sehingga, pertumbuhan atau kegiatan investasi di daerah bisa diketahui langsung oleh pemerintah pusat.

Selama ini, Penanam Modal Asing (PMA) maupun Penanam Modal Dalam Negeri (PMDN) di Bintan, terkesan lamban melaporkan LKPM ini. Bahkan, ada yang enggan melaporkannya. Padahal, ini penting.

”Kalau LKPM tidak dilaporkan, pemerintah berhak mencabut izin usaha investasinya. Makanya kita ajari para pengusaha ini untuk pengisian LKPM,” jelas Radif Anandra, di sela pembukaan sosialisasi Peraturan Kepala BKPM dan pelatihan pengisian LKPM.

Baca Juga :  Diganggu Makhluk Astral, IPMB Merukiah 200 Warga

Ketua BP Kawasan FTZ Bintan HM Saleh Umar mengatakan, selama ini sebagian PMA dan PMDN membuat LKPM itu diserahkan kepada konsultan, atau ke notaris. Sehingga, pembuatan LKPM ini memerlukan biaya tambahan (cost) bagi perusahaan.

Sementara, pengisian LKPM ini mudah dan sudah bisa melalui sistem online. Sehingga, pengusaha tidak perlu lagi ke Jakarta, untuk menyerahkan LKPM.

”Untuk LKPM akhir tahun 2016 lalu, seluruh pengusaha sudah menyerahkannya kepada kami, akhir Februari lalu. Itu pun setelah disurati oleh BP Kawasan Bintan melalui DPMPTSP dan Naker Bintan. Nah, untuk periode awal 2017 ini, pengusaha menyerahkan LKPM itu paling lambat 5 April nanti,” kata HM Saleh Umar.

Baca Juga :  Bupati Ingatkan Ketelitian Pelaporan Keuangan

Sosialisasi dan pelatihan LKPM ini dihadiri Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kabupaten Bintan Jamin Hidajat, serta seratusan PMA/PMDN se-Kabupaten Bintan. (fre)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here