BP Meradang Lahan Dikelola Tanpa Izin

0
49
Kepala BP Batam Lukita menggelar pertemuan dengan SCA Suez Canal Authority. Pertemuan dipimpin langsung oleh Kepala BP Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo di Mesir. F-istimewa/humas bp batam

BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam, bereaksi atas kegiatan ilegal di atas lahan di Kabil dan Bengkong, tanpa izin. Dimana, disebutkan ada aktivitas pematangan lahan yang diketahui salah satunya dijadikan kavling tanpa izin BP. Lahan di Bengkong, disebutkan diperjual belikan kepada warga. Sementara di Kabil, lahan itu dahulunya dialokasikan untuk perumahan karyawan Pertamina.

Direktur Humas dan Promosi BP Batam, Budi, Selasa (2/10) mengungkapkan jika aktivitas pematangan lahan di Tanjung Buntung, Bengkong itu ilegal. Lahan disebutkan sudah diratakan, tanpa izin dari BP. Lahan itu juga disebutkan ada di atas status hutan lindung. Sementara lahan di Kabil berada di belakang sekolah SMA 21.

”Di Tanjung Buntung, ada kawasan hutan lindung dan ada yang non hutan lindung. Kegiatan pematangan lahan sudah dan dijual jadi KSB,” ungkapnya.

Sementara sampai sekarang disebutkan jika lahan itu tidak pernah dialokasikan BP Batam. ”Khusus dari kita belum ada pengajuan peralihan hutan lindung. Yang non hutan lindung juga, tidak ada izin dari BP Batam,” beber dia.

Sementara untuk Kabil, disebutkan Budi, PL diberikan untuk Pertamina. Hanya saja Pertamina diduga tidak menjaga lahan, sehingga kegiatan perusahaan swasta berjalan tanpa izin dari BP. Ke depan, pihaknya akan memanggil orang-orang yang melakukan pematangan lahan. Mereka akan mempertanyakan izin pemantangan lahan, hingga melakukan kegiatan di atas lahan itu.

”Tapi kita belum ada pencabutan izin dari BP,” sebutnya.(mbb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here