BP Minta Pelni Pindah Juni

0
531
PENUMPANG berada di atas kapal Kelud di Pelabuhan Batuampar, belum lama ini. BP minta agar kapal milik Pelni kembali ke Pelabuhan Sekupang sebelum Lebaran Juni nanti. f-martunas/tanjungpinang pos

Harus Kembali Lagi ke Sekupang

Badan Pengusahaan (BP) Batam melalui Kantor Pelabuhan (Kanpel) menginginkan agar Pelabuhan Pelni di Batuampar pindah lagi ke Pelabuhan Beton, Sekupang sebelum libur lebaran Idul Fitri.

BATAM – Pelabuhan Batuampar yang sementara ini dipakai juga untuk Pelni tidak cocok untuk kapal Kelud dengan penumpang ribuan orang. Alasannya, pelabuhan Batuampar merupakan pelabuhan kontainer.

Kepala Kantor Pelabuhan BP Batam, Nasrul Amri, Selasa (20/2) mengungkapkan kekhawatiran pihaknya atas keselamatan penumpang Pelni. Dimana karena keberadaan pelabuhan Pelni di Batuampar dulu dimaksudkan untuk sementara, maka tidak ada bangunan khusus tempat calon penumpang menunggu atau ruang tunggu.

”Dan memang, tidak ada pelabuhan kapal penumpang bareng dengan kapal barang. Aktivitas bongkar muat kontainer kan rawan kalau terjadi kecelakaan,” jelasnya.

Karena itu, pihaknya ingin agar pelabuhan Pelni di Batuampar pindah sebelum lebaran. Dimana saat akan mendekati lebaran, aktivitas penumpang akan padat dan bisa mengganggu aktivitas bongkar muat. ”Kalau di sini berisiko. Banyak truk yang mondar mandir. Tidak kebayang kalau ada yang bawa anak kecil disitu,” sambung Nasrul.

Hanya saja, saat ini kondisi Pelabuhan Beton, Sekupang belum sesuai dengan kebutuhan untuk digunakan saat ini. Namun dalam waktu dekat ini, diharapkan sudah dilakukan perbaikan dan penataan di Pelabuhan Beton, Sekupang. Kendala saat ini, antara Pelni dan PT Persero belum ada kata sepakat.

”Harus dilakukan perbaikan fasilitas. Kita sedang koordinasi ke Pelni dan Persero. Tapi ini belum ada titik temu. Rencana secepatnya akan didudukkan. Kalau bisa, sebelum lebaran tidak di sini (Batuampar) lagi,” imbuhnya.

Disebutkan, mereka berkeinginan agar Pelabuhan Beton Sekupang, bisa disinggahi kapal Cruise. Makanya disiapkan konsep pembangunan pelabuhan beton, untuk penumpang dan wisatawan.

Sehingga wisman bisa masuk lebih banyak. Pelabuhan Beton dinilai memadai dari lautnya, karena kapal Cruise tidak jauh beda besarnya dengan kapal Kelud. ”Kan tak terlalu jauh beda itu. Hampir sama saja kapal Cruise dengan Kelud. Tapi fasilitas pelabuhan harus memadai untuk wisatawan, biar disinggahi,” imbuhnya mengakhiri.(MARTUA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here