BP-Pemko-Pemprov Musnahkan Limbah B3

0
72
Pemusnahan limbah B3 yang berbahaya bagi kehidupan mahluk hidup di sekitar limbah dilakukan tiga instansi. f-martua/tanjungpinang pos

BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama dengan Kementerian Lingkungan Hidup Kota Batam, Pemerintah Provinsi Kepri, Pemko Batam, melakukan pemusnahan limbah B3 (bahan berbahaya beracun).

Limbah B3 itu dimusnahkan, Kamis (25/10), dari yang ditemukan wilayah Nongsa, Batam.

Direktorat Pengamanan BP Batam, Suherman menyampaikan, limbah beracun tersebut merupakan limbah B3 yang ditemukan oleh anggota Ditpam BP Batam saat melakukan operasi penyisiran di wilayah perairan sekitar nongsa.

”Ini merupakan bentuk kepedulian BP Batam dalam menjaga Batam dari bahan-bahan berbahaya,” kata Suherman.

Disebutkan, pihaknya selaku pengelola kawasan Batam berharap dan semoga Batam akan menjadi hijau dan menarik para investor untuk berinvestasi di Batam. ”Sehingga dengan datangnya investasi otomatis kesejahteraan masyarakat dapat terus meningkat,” ujarnya.

Disebutkan, BP Batam juga sudah melakukan pemusnahan sekitar 100 drum limbah B3. Kali ini, sisa 176 drum yang akan dimusnahkan dan limbah tersebut rencananya akan dibawa ke KPLI (Kawasan Pengolahan Limbah Industri) Kabil, sehingga total limbah B3 yang ditemukan dan dikumpulan oleh BP Batam berjumlah 276 drum.

Limbah B3 tersebut merupakan oil sludge dimana limbah tersebut adalah limbah hasil pengolahan, penyaluran dan penampungan minyak bumi yang mengandung bahan-bahan logam berat yang berasal dari refinery minyak, ataupun sisa pembuangan dari kapal.

Kegiatan pemusnahan limbah B3 ini merupakan bagian dari kepedulian BP Batam terhadap pencemaran lingkungan di wilayah Kota Batam. Kegiatan ini menjadi prioritas dan komitmen BP Batam dalam menjaga kelestarian, kebersihan dan kesehatan lingkungan di wilayah Batam.

Kegiatan ini berkaitan dengan hari bakti BP Batam ke 47 yang jatuh 26 Oktober dan selain itu BP Batam juga bekerja sama dengan perusahaan Besar Armada Bertiga sebagai transporter limbah B3 tersebut.

”Limbah ini sangat berbahaya bagi lingkungan dan manusia oleh karena itu kita wajib untuk memusnahkannya demi menjaga keamanan dan kesehatan lingkungan. Batam harus bebas dari limbah B3,” imbuh Kabid Pengelolaan Limbah BP Batam, Iyus Usmana. (mbb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here