BP Pengelola FTZ, Jangan Terseret Politik

0
373
SEBAGIAN karyawan meneteskan air mata saat perpisahan dengan Lukita dan deputi lainnya, Selasa (8/1). f-martua/tanjungpinang pos

Air Mata Menetes Melepas lukita dan deputinya

Pascapelantikan pimpinan Badan Pengusahaan (BP) Batam yang baru, Kepala dan Deputi lama yang digantikan menggelar perpisahan, Selasa (8/1). Edi, pengganti Lukita yang dilantik Menteri Koordinator Ekonomi, Senin (7/1) lalu direncanakan mulai berkantor, Kamis (10/1) ini. Sedangkan Lukita balik ke Jakarta.

BATAM – Perpisahan yang berlangsung tertutup itu digelar di Ballroom Gedung BP Batam di Batamcenter dengan dihadiri para pegawai badan tersebut. Di akhir acara, secara bergiliran, pegawai BP Batam menyalami pegawai BP.

Memang, sebelumnya Kepala BP Batam Lukita sudah memberi sinyal perpisahakan kepada pegawai BP serta memotivasi mereka untuk tetap semangat bekerja membangun Batam.

Banyak diantara pegawai BP Batam yang menitikkan air mata, saat bersalaman. Mereka juga nampak berpelukan, pertanda persahabatan yang sudah berjalan selama setahun lebih belakangan ini.

Baca Juga :  107 Offroader Hibur Warga Ibukota

Selain Kepala BP Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo, terlihat para deputi, seperti Mayjen TNI Eko Budi Soepriyatno, Irjen Pol Bambang Purwanto dan Yusmar Anggadinata. Hadir juga deputi BP yang dipertahankan, Purwiyanto dan Dwianto Eko Winaryo.

”Plong, walau ada rasa kecewa. Tapi itu kekecewaan sementara,” kata Lukita.

Terkait harapan BP ke depan, Lukita masih berharap lembaga itu dipimpin orang profesional. Demikian dengan BP Batam yang diharapkan tetap di bawah langsung pemerintah pusat. ”Harapan kita, BP tetap dipimpin orang yang profesional. Di bawah garis Kemenko,” harapnya.

Lukita mendukung siapapun yang memimpin BP Batam ke depan, dari orang profesional. Dengan kepemimpinan di tangan orang profesional, BP tidak akan terseret ke arus politik. BP diharapkan sebagai lembaga pengelola Free Trade Zone (FTZ), berada di tangan yang tepat, sehingga proses politik, tidak mengganggu FTZ.

Baca Juga :  Dana Tunda Bayar Berpotensi Terjadi

”Siapapun yang memimpin, tidak ikut dalam proses politik 5 tahunan. Di seluruh dunia, selalu dipimpin orang profesional. Kita bicara FTZ, maka dipimpin orang profesional yang terpisah dari lembaga lain. FTZ seperti itu,” tegas Lukita yang dibenarkan Angga.

Terkait dengan rencananya ke depan, Lukita mengaku akan kembali ke lembaga induknya sebagai PNS. Lukita sendiri sebelumnya bertugas Kemenkoekuin.

”Saya PNS, ada induk. Saya akan melapor dulu nanti. Masalah ditempatkan dimana, saya ikut,” ujar Lukita.

Pernyataan senada juga disampaikan Irjen Bambang yang akan kembali ke Mabes Polri. ”Ditempatkan dimana, saya siap. Saya menunggu arahan dari pimpinan (Mabes Polri),” kata Bambang.

Baca Juga :  Kuota Impor Batam Dikurangi

Untuk pegawai BP Batam, Lukita mengapresiasi. Dinilai, pegawai BP selama ini solid. Diminta agar pegawai BP Batam tetap bekerja seperti biasa. Menjalankan program yang sudah dicanangkan dan belum selesai. Termasuk menyelesaikan masalah terkait masyarakat yang belum selesai, seperti Sei Gong.

”Setidaknya sudah merealisasikan capaian-capaian. Memang itu sesuai dengan ditentukan. Harapan kami, pegawai BP Batam terus bekerja dengan baik. Berkontribusi dalam mencapai yang dicanangkan tahun lalu,” harap Lukita.(MARTUA)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here