BP Permudah WNA Miliki Properti

0
301
Lukita

BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam menyatakan siap membantu Warga Negara Asing (WNA), untuk memiliki properti di Batam. Dengan demikian dapat membantu investor asing yang masuk Batam, untuk memiliki kartu izin tingal terbatas (Kitas)?, sehingga bisa memiliki rumah. Hal itu juga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dari sektor properti, sebagaimana diminta REI Khusus Batam.

Kepala BP Batam, Lukita kepada pengusaha di Batam, Rabu (4/7), penjaminan penting karena sudah ada aturan untuk WNA yang ingin memiliki properti di Indonesia. Hal itu dinilai sedikit menghambat investor untuk memiliki properti di Batam. Sementara banyak peminat properti, warga dan investor, khususnya dari Singapura.

”Mereka ingin memiliki KITAS, sebagai syarat untuk mendapatkan properti,” jelas Lukita.

Sementara untuk mendapat KITAS, ada syarat pihak penjamin. Sehingga dalam mengatasi ini, BP Batam menyatakan siap untuk menjadi penjamin, agar properti Batam kembali menggeliat. ”Kalau hambatan KITAS, BP Batam bersedia menjadi penjamin untuk. Itu karena lahan di BP Batam, makanya siap menjadi penjamin,” sambungnya.

Untuk mewujudkan rencana itu, BP Batam mengajak REI Batam bertemu dengan pemerintah pusat. ”Akan bertemu dengan Kementerian agar bisa dijamin. Ini juga akan membantu ekspatriat, yang termaksud banyak di Batam, bisa mendapat tempat tinggal,” harap dia.

Sementara Ketua REI Batam, Ketua REI Batam, Achyar Arfan mengatakan, selain meminta bantuan BP, pihaknya juga mengajak Bank Indonesia (BI) Kepri. Diakui, potensi properti dari pusat sudah dibuka, tapi ada aturan harus atas nama pihak WNI. Sementara saat ini, semua lahan di Batam, milik BP.

”Kami mengajak BI, perjuangkan ke pusat kepemilikan properti oleh asing. Semoga properti semakin bergeliat,” harap Achyar.

Di pihak lain, kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) Kota Batam Gustian Riau berharap, geliat properti meningkat. (mbb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here