BP Promosikan Wisata Batam

0
106
Tanjung Riau Fisherism salah satu tempat wisata edukasi yang digagas BP Batam. f-istimewa/humas bp batam

BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam melakukan promosi parawisata Batam saat mengikuti marketeers festival 2018 di Bandung. Direktur PTSP BP Batam Ady Soegiharto mengatakan, potensi pariwisata di Kepulauan Riau khususnya Kota Batam sangat besar karena didukung kekayaan alam, tingkat kebudayaan, dan keragaman kesenian. Pada kesempatan itu, dikenalkan Brand Batam Seven Funtastic.

Di hadapan para pelaku usaha, Kamis (19/4) di Bandung, Ady mengenalkan brand Batam Seven FunTastic. Masing-masing, Funtstic Nature & Ecotourism, Funtastic Shopping Paradise and Culinary Taste, FunTastic Health & Wellness Tourism, FunTastic MICE, FunTastic Coastal & Marine Tourism, Fun Tastic Man-Made Features and Sports Tourism dan FunTastic Religious & Historical Culture Tourism dan Program BP Baram Seven GO yaitu Go Investmen, SME, green, clean, pray, health, and creative.

”BP Batam akan selalu mengembangkan destinasi baru wisata di Kota Batam. Diharapkan menghasilkan multiplier effect kepada sektor UKM dan pelaku usaha serta menjadikan batam tujuan investasi dan wisata yang Funtastic,” ucapnya.

Disebutkan, pihaknya tengah melakukan perubahan untuk pertumbuhan ekonomi Batam. Melihat kondisi industri minyak dunia yang sedang turun, BP Batam mulai menginisiasi untuk menarik potensi jumlah kunjungan wisman. Caranya, dengan mengembangkan pariwisata berstandar Internasional.

”Contohnya, kami tengah mengembangkan terminal Bandar udara Hang Nadim serta menggelar event bertaraf Internasonal,” jelasnya.

Event itu diakui, diantaranya BP Batam Barelang Marathon Championsip 2017, BP Batam Badminton Championship, BP Batam International Culture Carnival 2017, BP Batam Car Free Night and Zumba Night 2018 dan awal bulan April lalu yaitu Pasar Wisata Kuliner dan Batam Menari 2018 yang sukses meraih rekor Muri dengan penari terbanyak 19.167 penari.

”Kami harapkan, para pelaku usaha, komunitas-komunitas di Kota Bandung dapat menyumbang kreativitas usaha,” imbau Ady.

Dia mengajak pengusaha-pengusaha di Bandung, bersedia bekerjasama dengan BP Batam. Diantaranya, bekerjasama untuk saling bertukar informasi menciptakan destinasi wisata di antara Batam dan Bandung.

”Misi BP Batam, selain mewujudkan Batam sebagai daerah industri hijau berorientasi ekspor juga menjadikan Batam sebagai kawasan wisata bahari yang unggul dan asik,” bebernya saat menjadi pembicara mewakili Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam.

Sementara penyelenggara kegiatan dari Founder and Chairman MarkPlus Inc, Hermawan Kartajaya menyebutkan Batam bertranformasi mengembangkan potensi sektor industri pariwisata. ”BP Batam sangat luar biasa. Mau belajar hingga ke kota Bandung dalam usaha pengembangan wisata, saat ini BP Batam membawa tim dan membuka booth untuk menjalin kerjasama dengan pelaku usaha dan stakholder di Bandung,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Adi juga menggelar pertemuan dengan PHRI Bandung dan ASITA Jawa Barat. Watan selaku pengurus ASITA Bandung menyebutkan ada beberapa hal mendasar yang harus diperbaiki di Batam dalam rangka meningkatkan wisata. Diantaranya kebijakan fiskal. ”Fiskal ini mengakibatkan paket wisata tujuan Singapura dan Malaysia lebih murah,” ungkapnya.

Selain itu, transportasi rental bus wisata di Batam dinilai kurang. Pemerintah maupun penguasaha armada bus pariwisata mesti memperbaiki armada dan mengubah pola pelayanan. ”Diperlukan investasi armada transportasi untuk kenyamanan wisata.(MARTUA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here