BP Target ISO 9001 untuk Yakinkan Investor

0
358
Walikota Batam Rudi SE saat meninjau mal pelayanan bersama di Batamcenter. f-dokumen/tanjungpiang pos

BATAM – Badan Pengusahan (BP) Batam menargetkan ISO 9001 tahun 2015 pada tahun ini. Diharapkan, ISO itu dapat mempermudah pelayanan kepada masyarakat dan menyakinkan para investor untuk berinvestasi. Dengan memiliki ISO 9001 2015 nantinya BP Batam akan memberikan pelayanan maksimal kepada masyakarat.

Menurut Deputi V BP Batam Bambang Purwanto, di Batam, Rabu, tahap pertama pihaknya akan meningkatkan pelayanan di Direktorat Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan Lalu Lintas Barang. ”Jadi nanti harus ada SOP (standar operasional prosedur) serta kepastian waktu pengurusan izin kepada masyarakat,” katanya.

Setelah di Direktorat PTSP dan Lalu Lintas Barang pihaknya akan memproses sertifikat ISO 9001 untuk Direktorat Humas, biro hukum serta Sumber Daya Manusia (SDM). Konsultan Manager ISO Michael Donnie Gunawan mengatakan sertifikat ISO 9001 2015 diberikan kepada instansi atau institusi pemerintahan yang telah memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, transparan dan selesai tepat waktu sesuai dengan aturan yang berlaku.

Syarat untuk mendapat ISO 9001 2015 diantaranya visi dan misi yang jelas, seluruh karyawan harus dilakukan assement serta mentraining semua staf agar memiliki visi dan misi yang sama. ”Kemudian kita merapikan dan membuat detail standar operasional prosedur (SOP), bukan berarti BP Batam saat ini tidak memiliki SOP,” ujarnya.

Donnie menyatakan sertifikat ISO 9001 2015 dikeluarkan oleh Inggris yaitu United Kingdom Accreditation Service (UKAS). Ia mengatakan BP Batam akan memperoleh sertifikat tersebut apabila seluruh karyawannya telah dinyatakan lulus semua tes. Sehingga karyawan-karyawan yang menduduki jabatan eselon II, III dan IV harus lulus kompetensi dan kualifikasi personal. Paling lama lanjutnya sertifikat itu dapat diperoleh paling lama tiga bulan.

”Kalau pak Deputi menargetkannya sebulan. Sekarang ini masih dalam proses konsultasi , setelah itu langsung melihat pelayanan ke lapangan dan pelatihan,” katanya.

Setelah mendapatkan sertifikat pihaknya akan melakukan audit setahun sekali dari UKAS, sedangkan dari internal BP Batam juga diminta untuk melakukan hal serupa guna melihat pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. ”Sertifikat itu berlaku tiga tahun. Jika tidak lagi sesuai dengan ketentuan sertifikatnya bisa kita cabut,” jelasnya.(MARTUA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here