BP Tawarkan Lahan 10 Hektar untuk UMKM

0
538
Kepala BP Batam Lukita dan pihak Lion Air saat menandatangani MoU perpanjangan UWT lahan hanggar di Bandara Hang Nadim, Selasa (27/2).f-martua/tanjungpinang pos

BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam menawarkan pengalokasian lahan, seluas 10 hektar untuk usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). BP Batam mencari mitra kerja untuk membangun dan mengelola lahan itu. Diharapkan, dengan kawasan UMKM itu nantinya, perekonomian masyarakat akan terus tumbuh. Hanya saja, untuk lokasi, BP belum mengungkapkan.

Tawaran membangun dan mengelola pusat UMKM itu disampaikan Kepala BP Batam, Lukita, Selasa (27/2) saat dialog dalam Batam Ekonomic Forum yang digelar BP dan The Indonesia Economic Forum Regional di Batam. ”Kalau ada koordinator untuk membangun dan mengelola satu kawasan untuk UMKM, kami akan siapkan lahan. Kami siapkan lahan 10 hektar,” kata Lukita.

Baca Juga :  Akhirnya, 425 CPNS K2 Jadi ASN

Langkah BP Batam menyiapkan lahan untuk UMKM itu diakui karena melihat potensi pengembangannya di Batam cukup besar. Dimana, UMKM dinilai akan berkembang untuk Batam, baik sebagai kota industri atau sebagai kota parawisata.

”Banyak potensi untuk UMKM di Batam. Kita tidak boleh mengabaikan UMKM yang banyak dibutuhkan masyarakat. UMKM dibutuhkan untuk industri, parawisata dan lainnya,” jelasnya.

Sentra UMKM itu diakui, di luar sentra ekonomi kreatif di Nongsa. Jika Nongsa sebagai sentra ekonomi kreatif tumbuh baik bersama daerah yang akan dijadikan pusat UMKM, pihaknya optimis perekonomian masyarakt, semakin terdongkrak.

Baca Juga :  Pemko Minta Pengembang Mencegah Ruli

”Batam bisa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi kreatif dan UMKM. Di Nongsa menjadi sentral ekonomi kreatif. Fasilitas untuk tempat, kantor dan internet memadai,” bebernya.

Diakui, pihaknya kita menyiapkan langkah, bagaimana menyiapkan fasilitas yang murah di Nongsa. BP Batam disebut juga, komit untuk melakukan percepatan pelayanan perizinan berusaha. ”Kami akan membawa dokumen ke kementerian untuk membantu mempercepat pertumbuhan ekonomi. Itu komitmen kami,” tegasnya.

Sebelumnya, Pemko Batam juga menyampaikan rencana pembangunan pusat layanan usaha terpadu koperasi, usaha mikro kecil menengah (PLUT-KUMKM). PLUT itu akan dibangun di Bengkong dengan lahan seluas 5 ribu meter persegi. Desainnya sudah disiapkan Pemko Batam dan detailed enginering design (DED) sudah dibuat Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Batam.

Baca Juga :  Pelebaran Jalan Awal dari Fly Over Simpang Kabil

Menurut Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Batam, Suleman Nababan, PLUT ini akan dibangun tepatnya di samping Hotel Golden Bay. Bangunan didirikan di atas lahan seluas 5.000 meter persegi, hibah dari pengusaha. ”Anggaran sudah disiapkan Kementerian Koperasi Rp2,6 miliar,” katanya. (mbb)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here